Jangan Lupa, Stripping Dua Warna dan Velg 17

Namun, apabila bicara soal Mothai, bentuk standar motor secara garis besar tetap dipertahankan.

Penulis: Refli Permana | Editor: Ahmad Sadam Husen
SRIPOKU.COM/REFLI PERMANA
Stripping dua warna yang menjadi ciri khas Mothai. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Modif motor ala Thailand, yang terkenal dengan sebutan 'Mothai' ataupun 'Thailoook' ternyata bukan hal baru di kalangan pecinta modifikasi di Palembang.

Mungkin bagi yang belum mengetahuinya, nih ada sedikit ciri khas modif ala Mothai atau Thailook yang dibagikan oleh komunitas Insolid Look 17 Style.

Muhammad Iqbal, anggota sekaligus salah satu pengurus di komunitas yang terbetuk hampir satu tahun silam ini, mengatakan ciri khas utama Mothai ada pada ukuran velgnya.

Untungnya nih, ukurang velg dikategorikan masih standar alias ada bawaan pabrik motor sehingga tak perlu repot-repot atau merogoh kocek untuk menggantinya.

"Velg 17 merupakan ciri khas utama di modifikasi ala Thailand. Untuk roda, bisa yang kecil, bisa yang besar," kata pelajar di salah satu SMA swasta di Palembang ini.

Velg 17 yang digunakan komunitas Insolid Look 17 Style.
Velg 17 yang digunakan komunitas Insolid Look 17 Style. (SRIPOKU.COM/REFLI PERMANA)

Ciri khas lainnya, lanjut Iqbal, ada pada stripping motor, yakni yang terdiri dari dua warna. Lagi-lagi nih guys, asyiknya nggak ada patokan harus warna apa yang diterapkan di stripping.

Dengan kata lain, pengguna motornya bebas berkreasi ingin memadukan warna apa.

Yang pasti, jika menilik aturan Polri, wajib mempertahankan warna sesuai tertera di STNK ya frenz.

Velg dan stripping merupakan ciri khas utama dari Mothai.

Sisanya, si pemilik motor bisa menggunakan spesifikasi tambahan.

Namun, apabila bicara soal Mothai, bentuk standar motor secara garis besar tetap dipertahankan.

Hm, tak heran ya jika Mothai masih saja digandrungi kaum milenial sampai sekarang.

Khusus di Insolid Look 17 Style, beber Iqbal, semua anggota wajib menggunakan syarat-syarat bermotor yang diterapkan Polri ketika sedang dalam perjalanan.

Entah itu helm, kelengkapan motor seperti lampu, kaca spion, dan lain sebagainya hingga kecepatan dalam perjalanan wajib diperhatikan.

Jika tidak, jangankan polisi, pengurus komunitas sendiri yang bahkan akan memberikan peringatan.

"Jika ada yang tidak lengkap atau ugal-ugalan di jalan, akan kita beri peringatan. Bisa saja dikeluarkan dari keanggotaan," kata Iqbal.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved