Nafsu Seks Berkurang Setelah Punya Anak, Mitos atau Fakta?
Kalaupun ada waktu, tenaga sudah habis karena mengurus anak. Bahkan bila sempat, kegiatan itu akan sering terputus karena anak terbangun atau hal-hal
Hal ini tentu tergantung seberapa banyak.
Bila Anda sangat jarang bercinta, atau hanya sempat melakukannya sekali sebulan, maka lebih banyak dari itu akan lebih baik.
Namun dalam hal seks, banyak itu ada batasnya.
Peneliti dari University Of Toronto Mississauga meneliti pasangan dengan anak untuk mengetahui hubungan antara seks dengan kebahagiaan.
Mereka mendapati, pasangan yang sering bercinta lebih bahagia daripada yang jarang.
Namun demikian, pasangan yang bercinta empat kali dalam seminggu ternyata tidak lebih bahagia dari yang melakukannya seminggu sekali.
Mereka mungkin lebih berkeringat, namun tidak lebih bahagia.
Anak yang menyaksikan orangtuanya bercinta akan mengalami trauma
Salah satu hal yang membuat para orangtua tidak lagi bercinta adalah keyakinan bahwa anak akan terguncang bila mendapati ayah ibunya sedang intim.
Ini bisa jadi benar kalau reaksi orangtua berlebihan, seperti panik, kaget, atau emosi dan menyuruh si anak pergi.
Padahal tidak harus begitu.
Pakar pendidikan anak Deborah Roffman menganjurkan tindakan sederhana bila anak mendapati mereka sedang berhubungan seks.
Pertama, hentikan kegiatan dan berpakaianlah dengan tenang.
Kedua, orangtua sebaiknya sadar bahwa anak tidak memahami apa yang dia lihat, sehingga respon kita tergantung pada reaksi anak.
Mungkin orangtua bisa menanyakan apakah anak minta minum atau lainnya.