SSb Patra Muda Siap Diri Jadi Candradimuka Pembinaan Pemain Usia Muda
Sekolah Sepakbola (SSb) Patra Muda satu diantara dari 28 lebih SSb yang tersebar dan menjadi tempat pemain-pemain muda
Penulis: Hendra Kusuma | Editor: Hendra Kusuma
SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Sekolah Sepakbola (SSb) Patra Muda satu diantara dari 28 lebih SSb yang tersebar dan menjadi tempat pemain-pemain muda mengikuti pendidikan, baik teknik, mengasah skill, visi dan misi serta mental, baik bermain di lapangan maupun bersikap di luar lapangan.
Sejak berdiri 29 November silam, SSb Patra Muda memang lebih banyak bergerak dan berkecimpung di Palembang terutama kawasan Seberang Ulu, serta kawasan Plaju. SSb yang juga bekerjasama dengan Pertamina ini hingga kini tetap eksis.
Tidak heran jika sebagian besar pemain dari tim Smanepa Plaju yang menjadi Juara LPI Kota Palembang, 31 Maret lalu berasal dari didikan SSb Patra Muda.
"Memang sebagian besar iya, meski memang banyak dan ada beberapa pemain dari SSb lain. Karena di kawasan Palembang sediri, terakhis yang terdata mencapai 28 lebih SSb yang aktif. Ini sangat kita syukuri, arti Patra Muda tidak sendiri, banyak teman yang mau berkorban waktu, tenaga bahkan materi untuk membina pemain muda," ujar H Sunardi, Ketua Instruktur dan Pelatih SSb Patra Muda.
Menurut mantan Asisten Pelatih Sriwijaya FC ini, SSB Patra Muda adalah suatu wadah pembinaan sepakbola pemain usia dengan kelompok usia 8-12 tahun yang dilatih Rio Aldo Pratama. Dia mengucapkan terimakasih atas bantuan semua pihak, terutama Pertamina dan steakholder serta semua pihak terkait.
Usia 13-15 tahun dilatih oleh Ardi Hernando, dan usia 16-19 tahun diasuh langsung H Sunardi sendiri, dan Pelatih Penjaga Gawang oleh Muhammad Danu.
"Visi kita jelas, untuk menjadi sekolah sepakbola terbaik di Plaju khususnya dan di Palembang umum. Kita ingin menjadikan SSb Patra Muda ini sebagai pusat sepakbola usia muda di wilayah Palembang khususnya Plaju," jelas Sunardi.
Sunardi yang juga Ketua Assosiasi SSb Kota Palembang ini berharap, SSb Patra Muda bersama seluruh SSb yang menjadi anggota Assosiasi untuk tetap eksis.
Menjadi candradimuka pembinaan pemain usia muda, fokus melatih dengan program latihan yang tepat dan modern.
"Kita harapkan tipa SSb melakukan pembinaan, dengan lebh fokus kepada tenik yang benar, program latihan rutin minimal 3 kali dalam seminggu, jangan satu minggu sekali," ujarnya.
Dia mengharapkan para pelatih SSb untuk lebih update kemampuan, baik menambah lisensi, mengikuti coaching clinic untuk pengembangan kemampuan.
Jika benar-benar terarah, maka para pemain muda bisa berkembang dengan baik, sehingga ke depan SSb bisa berkontribusi menyuplai pemain untuk Sumsel dan juga kepada tim kebanggaan kita Sriwijaya FC.
"Tujuan kita ke sana, agar banyak putra daerah yang menjadi pemain SFC ke depan, muaranya ke sana, sehingga nantinya Palembang dan Sumsel umumkan benar-benar menjadi kota sepakbola, sehingga tidak ada lagi tim yang vakum seperti PS Palembang.
PS Bank Sumsel dan PS Banyuasin karena kesulitan cari pemain lantaran harus mengontrak pemain dari luar," ujarnya.
Prestasi
Juara I Liga Arena BNI U-16 1999
Juara III Liga Arena BNI U-14 1999
Juara I Liga Arena Bank Sumsel U-15 2000
Juara II Liga Arena Bank Sumsel U-13 2000
Juara I Dispora Cup U-13 2003
Juara II PT Pertamina U-15 2004
Juara I Liga Arena PS Palembang U-13 2008
Juara I PT Pusri U-12 2010
Juara II Festival U-10 2012
Juara I Asosiasi SSb Palembang 2013
Juara III JMSC Arhanut Cup 2013
Juara III SSL U-16 2016
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/pemain-ssb-patra-muda11_20170422_204419.jpg)