40 CJH OKU Timur Batal Berangkat, Ini Sebabnya

"Awalnya jumlah jamaah haji tahun 2017 sebanyak 812 jamaah. Namun ada yang melakukan pembatalan sebanyak 40 orang.

Penulis: Evan Hendra | Editor: Tarso
ilustrasi 

SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Calon Jamaah Calon Haji (CJH) di kabupaten OKU Timur sejak April 2017 sudah mulai melakukan pelunasan pembayaran Ongkos Naik Haji (ONH).

Demikian diungkapkan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakemenag) kabupaten OKU Timur Muhamad Ali melalui Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggaraan Haji dan Umroh Budiman Rabu (12/4).

Pembayaran ONH untuk tahap pertama berlangsung mulai dari tanggal 10 April hingga 5 Mei 2017. CJH bisa melakukan pembayaran di sejumlah bank peneriman setoran haji. Besaran ONH untuk Sumatera Selatan (Sumsel) termasuk OKU Timur Rp. 32.958. 750.

"Awalnya jumlah jamaah haji tahun 2017 sebanyak 812 jamaah. Namun ada yang melakukan pembatalan sebanyak 40 orang sehingga tersisa 772 jamaah lagi. Alasan pembatalan karena usia, sakit bahkan ada yang meninggal dunia. Sebagian besar jamaah sudah ada yang melunasi ONH. Sedangkan untuk pembayaran tahap kedua belum ada ketentuan. Namun rata-rata jamaah sudah siap untuk melunasi," katanya.

Sedangkan untuk manasik haji, sudah dilaksanakan Januari hingga saat ini. Manasik dilaksanakan di kantor Kemenang dan KBIH-KBIH kemudian akan dilaksanakan juga manasik haji tingkat kabupaten yang akan dilaksanakan di asrama haji OKU Timur.

"Untuk pembuatan paspor jamaah saat ini sudah 95 persen. Tidak ada kendala. Seluruh proses berjalan lancar. Jika dibandingkan tahun lalu dengan jumlah jamaah hanya 370 orang tahun ini mengalami peningkatan dua kali lipat lebih," katanya.

Dengan adanya penambahan jumlah jamaah kata dia, maka daftar tunggu menjadi berubah jika sebelumnya hingga 18 tahun sekarang 13 tahun. Pihaknya juga sudah memberitahu kepada jamaah untuk menyetor, ke bank dan bukti setor diserahkan ke kemenag untuk diferivikasi.

Lebih lanjut dia menambahkan untuk kloter belum ditentukan masih menunggu dari Kanwil Kemenag Sumsel namun diperkirakan pemberankatan dilakukan pada awal Agustus. Selain itu cek kesehatan di Puskesmas sudah dilaksanakan dan untuk cek kesehatan tahap akhir di RSUD baik di Martapura maupun Belitang belum dilakukan.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved