Karier
9 Langkah Mudah untuk Kerja Lebih Produktif
Kita semua pergi bekerja setiap hari. Dari sekian juta orang yang bekerja setiap hari itu, tidak semuanya produktif. Dalam waktu enam, delapan, sepul
Tantanglah pikiran-pikiran ini; Apakah saya benar-benar “benci” pada apa yang saya lakukan? Apakah masuk akal untuk mengatakan bahwa pekerjaan ini tidak lebih dari ketidaknyamanan kecil yang tidak berarti?
Apakah ada unsur dari pekerjaan ini yang bisa menyenangkan saya? Apakah penting bagi saya untuk bisa memberikan lebih dari yang saya berika sekarang untuk pekerjaan ini?
Sebaiknya, Anda menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini. Dengan begitu, Anda jadi tahu apakah memang Anda harus bertahan atau tidak.
Contoh dari keyakinan yang direstrukturisasi adalah “Ini tidak akan mengambil terlalu banyak waktu. Saya hanya harus lebih fokus setelah itu saya bisa pergi ke konser band favorit saya."
6. Jadwalkan jam produktivitas
Menunda-nunda pekerjaan memang sepertinya enak. Tapi, Anda tahu, itu tidak efektif.
Jadwalkan jam atau waktu produktivitas, sehingga Anda dapat memberikan diri Anda sepenuhnya pada waktu tersebut untuk segera menyelesaikan projek yang sedang Anda tangani.
7. Kerjakan proyek sulit ketika Anda masih segar
Waktu yang baik untuk menjadwalkan jam produktivitas adalah pada awal hari. Lakukan pekerjaan yang menantang dan perlu kekuatan mental pada jam-jam ketika Anda masih bugar.
Kerjakan sisanya yang tidak terlalu memerlukan banyak energi dan pemikiran di sore hari.
8. Ambil waktu istirahat
Jika Anda mulai kehabisan tenaga, lebih baik istirahat sejenak daripada menjadi frustrasi dan membiarkan kualitas pekerjaan Anda menurun.
Jalan-jalan di sekitar ruangan, dengarkan musik, lakukan peregangan, dan bernapas dalam-dalam. Sekarang, kembalilah ke meja kerja Anda!
9. Jadilah konsisten
Seorang yang produktif memiliki waktu untuk berproduksi setiap hari, bukan sesekali. Lakukan setiap hari, dalam waktu yang sama atau lebih, jadilah konsisten.
Penulis: Bestari Kumala Dewi
Sumber: Psychology Today