Mengenal Sanca Batik, Jenis Piton yang Memangsa Manusia di Sulawesi

Sanca batik di Mamuju - diduga mencapai 7 meter - adalah salah satu individu terpanjang yang pernah ditemukan di Indonesia.

Editor: Budi Darmawan
Reptarium
Sanca Batik (Phyton reticulatus) 

"Cara menghadapinya, jangan sendiri kalau di hutan," kata Amir saat dihubungi Kompas.com, Kamis (30/3/2017). "Piton tidak mungkin di-handle 1-2 orang. bau-bauan menyengat bisa meghindarkan ular, tetapi untuk ular besar saya ragu."

Amir juga menyarankan menghindari rawa pohon besar sebab mungkin menjadi tempat persembunyian ular. Bagi warga yang sehari-hari tinggal di sekitar hutan, memelihara anjing adalah salah satu cara waspada. Anjing lebih peka dengan keberadaan ular sehingga bisa membantu manusia.

Namun sebenarnya, langkah paling penting untuk dilakukan adalah menjaga lingkungan. Saat ini, manusia dan ular sebenarnya menempati relung habitat yang berbeda. Jadi, kecil kemungkinan ular seperti piton masuk ke habitat manusia bila habitatnya tak diganggu.

Penting pula untuk tidak membunuh mangsa piton. Masing-masing makhluk hidup punya peran dalam habitatnya. Bila manusia membunuh mangsa piton, maka piton pun akan mencari alternatif. Akibatnya, manusia juga akhirnya yang bisa jadi korbannya.

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved