Launching Pedestrian Trotoar Wisata, Arus Lalin Cinde-Ampera Ditutup
Penutupan dilakukan pada saat launching pedestrian atau trotoar yang ada disepanjang Jalan Jendral Sudirman. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang
Penulis: Welly Hadinata | Editor: wartawansripo
SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Arus kendaraan yang melintas Jalan Jendral Sudirman dari Pasar Cinde menuju Jembatan Ampera, akan dilakukan penutupan sementara, Rabu (22/3/2017) malam.
Penutupan dilakukan pada saat launching pedestrian atau trotoar yang ada disepanjang Jalan Jendral Sudirman. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang, akan mengalihkan arus kendaraan ke arah Jalan Kol Atmo yang akan menuju Jembatan Ampera.
"Direncanakan akan dilakukan penutupan sementara. Paginya sudah dibuka kembali. Penutupan akan dilakukan pada saat pembukaan dan pertunjukan atraksi di pedestrian," ujar Agus Supriyanto, Sekretaris Dishub Kota Palembang, Selasa (21/3/2017).
Agus mengatakan, untuk parkir kendaraan masyarakat yang hendak menyaksikan launching pedestrian, disedikan kantong-kantong parkir sekitar pedestrian.
Jumlah personil yang dikerahkan ada satu regu berjumlah enam orang yang mengatur lalulintas di lokasi.
"Di lokasi acara masih bisa parkir tapi tidak bisa semua kendaraan. Karena itu akan kita arahkan di titik-titik yang memungkinkan untuk parkir kendaraan seperti di jalan Kolonel Atmo itu. Intinya jangan sampai terjadi kemacetan,"katanya.
Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang Isnaini Madi mengatakan, launching pedestrian trotoar wisata, merupakan langkah Pemkot Palembang untuk menghidupan Jalan Jendral Sudirman.
Para seniman dan komunitas siap tampil untuk menghiasi suasan pedestrian Jalan Jendral Sudirman.
Direncanakan komunitas yang terlibat dalam acara launching diantaranya Palembang Mime Club (pantomim), Sanggar Sastra Mataya (tari kreasi), SSN Break Dance, Kampung Dongeng Sriwijaya, dan Palembang Finger Syle.
Lalu ada pula penampilan Sriwijaya Cosplay, dendang melayu, angklung Kas dkk, biola, puisi, hingga ordes live.
“Launching Pedestrian ini akan dibuka langsung Walikota Palembang Harnojoyo. Mang Tomim Show akan kita tonjolkan sebagai pembuka program pedestrian wisata Sudirman," ujarnya.
Isnaini mengatakan, konsep pedestrian wisata Sudirman merupakan konsep wisata yang menjadikan trotoar menjadi area wisata atraksi seni.
Konsep ini bisa menyerupai Jalan Orchad di Singapura dimana pedestriannya ada aktivitas menarik dengan tetap menjaga ketertiban.
“Kita akan jadikan trotoar Sudirman seperti panggung setiap akhir pekan pada malam hari. Sebab kita yakin malam adalah waktu yang bebas bagi pekerja kantoran dan lalu lintas juga cukup sepi. Dengan begitu, teman-teman seniman dan komunitas mendapatkan ruang berekspresi,” ujarnya.
Isnaini berharap, konsep pedestrian wisata ini dapat menjadi daya tarik wisata baru di tengah kota. Hal ini dipastikannya juga akan berdampak ekonomi di kawasan tersebut, ia bahkan tak menampik jika nantinya akan ramai pedagang kaki lima (PKL).
“Soal ketertiban PKL tentu sudah kita pertimbangkan, mengingat sudah dipersiapkan pasukan Satpol PP Wisata, tentu akan kita berdayakan untuk mengatur ketertibannya di kawasan wisata seperti pedestrian Sudirman itu,” ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/pasukan-kuning_20170321_204157.jpg)