April, E-Money LRT Dilaunching
Kartu e-money tidak hanya bisa digunakan untuk pembayaran tiket LRT saja. Tetapi juga bisa digunakan untuk membayar TransMusi, dan parkir.
Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pemerintah Provinsi Sumsel mewacanakan pembayaran ongkos naik Light Rail Transit (LRT) atau kereta ringan Palembang bakal menggunakan kartu pintar berupa e-Money.
Dengan adanya alat pembayaran itu membuat masyarakat di Sumsel tak lagi repot dengan harus mengeluarkan uang tunai.
Dalam pembuatan kartu pintar tersebut pemerintah menunjuk Bank Sumsel Babel (BSB) untuk mencetak sebanyak 25 ribu kartu uang elektronik.
"Alat pembuatan e-money sudah siap dan kartunya tinggal ditempel. Pengerjaannya sedang on progres," ungkap Direktur Utama BSB, M Adil, Sabtu (18/3/2017).
Ia menerangkan, saat ini pihaknya sudah menerima persetujuan dari Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pihak terkait lainnya mengenai pencetakan kartu e-money dengan total sekitar 25 ribu kartu.
"Barangnya sudah selesai dicetak. Kami tinggal menunggu jadwal koordinasi dengan OJK, BI dan Pak Gubernur. Paling lama di bulan April sudah bisa dilaunching," katanya.
Kartu e-money tidak hanya bisa digunakan untuk pembayaran tiket LRT saja.
Tetapi juga bisa digunakan untuk membayar TransMusi, dan parkir.
Bahkan, BSB juga sudah menyiapkan untuk dapat digunakan saat menonton pertandingan sepak bola di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/salah-satu-bakal-stasiun-lrt-di-jalan-kapten-a-rivai-palembang_20170221_113041.jpg)