Komunitas Palembang Maju, Wadah Urun Rembuk

Dengan hadirnya komunitas ini dapat berperan dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi oleh kota Palembang.

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Ketua Komunitas Palembang Maju, Yudha Pratomo 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Ketua Komunitas Palembang Maju, Yudha Pratomo, berharap dengan hadirnya komunitas ini dapat berperan dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi oleh kota Palembang.

"Kami ingin memahami apa permasalahan yang dihadapi masyarakat, oleh karena itu setelah diresmikan komunitas Palembang Maju akan melakukan tatap muka dengan RT/RW dan mendengarkan keluh kesah mereka," ungkapnya saat melaunching di Fork Cafe Jl POM IX Komplek Stadion Bumi Sriwijaya Palembang, Jumat (25/2/2017).

Selain itu, Komunitas Palembang Maju juga menyediakan media sosial bagi masyarakat yang ingin menyalurkan aspirasinya.

"Jaman sekarang sudah sangat canggih, jadi melalui media sosial masyarakat bisa berbagi keluh kesah walaupun tanpa tatap muka dan tetap mendapatkan respon," katanya.

Dalam launching Komunitas Palembang Maju dihadiri Ketua BPD HIPMI Sumsel, Muhammad Alvaro, Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumsel, Affandi Ujie, Ketua KNPI Sumsel, Hidayat, Ketua Karang Taruna kota Palembang, Yudha Novanza, Wakil ketua NU Sumsel, Hernoe Roespriadji, Ketua PSI Sumsel, Alvin Kenedy, Ketua DPD KPK, Erry Gustion.

Komunitas Palembang Maju mengajak masyarakat Kota Palembang memberikan ide dan gagasan untuk memajukan Kota Palembang.

Palembang Maju adalah sebuah komunitas, wadah dan forum diskusi tentang ide dan gagasan untuk kemajuan Kota Palembang.

Palembang merupakan Kota tertua di nusantara menurut prasasti Kedukan Bukit dan merupakan ibukota kerajaan Sriwijaya, yang menjadi salah satu kekuatan besar politik dan ekonomi di Asia Tenggara pada zamannya.

Palembang kini sebagai ibukota Sumsel yang tengah menyiapkan diri sebagai tuan rumah Asian Games 2018.

Saat ini lanjut Yudha, Palembang terus berbenah menjadi kota yang modern dan maju.

Berbagai insfrastruktur telah sedang dan akan dibangun. Seperti halnya LRT, fly over, underpass, dan sejumlah insfrastruktur lainnya.

Di tengah kemajuan itu semua, tutur Yudha masih banyak terdapat ruang untuk pengembangan menuju Kota Palembang yang lebih maju.

Permasalahan-permasalahan di Perkotaan masih banyak terjadi.

Mulai dari insfrastrukitur jalan, sampah, air bersih, persoalan penerangan dan transportasi serta sejumlah persoalan pelayanan publik yang berkualitas.

“Persoalan perkotaan sangat kompleks dan rumit. Tidaklah mungkin ini hanya tanggung jawab pemerintah dan wakil rakyat saja. Selain sumber daya yang terbatas, dari sisi anggaran juga terbatas. Saatnya masyarakat terlibat dalam pembangunan,” terang Yudha.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved