PTSL Jadi Program Prima Unggulan Kantor Pertanahan OKU

Nilai plusnya lagi, Kantah Kabupaten OKU akan diberi kuota tambahan pembuatan sertifikat jalur prona yang dibiayai dari APBN Perubahan tahun 2017

Penulis: Leni Juwita | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/LENI JUWITA
Kasubag TU BPN OKU Katam A Ptnh SH Msi menunjukkan pesawat drone yang digunakan untuk pemetaan Peta Desa Lengkap di Kelurahan Talangjawa Kabupaten OKU, Rabu (22/2/2017). 

SRIPOKU.COM, BATURAJA - Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Prona di Kelurahan Talangjawa Kecamatan Baturaja Barat menjadi Program Prima Unggulan Kantah (Kantor Pertanahan) Kabupaten OKU Tahun 2017.

Bahkan apabila pekerjaan pemetaan desa lengkap dengan slogan “Mudah Mengurusnya Senang Menerimanya” ini sukses, maka Kantah Kabupaten OKU akan menjadi acuan di seluruh Indonesia.

Nilai plusnya lagi, Kantah Kabupaten OKU akan diberi kuota tambahan pembuatan sertifikat jalur prona yang dibiayai dari APBN Perubahan tahun 2017 sebanyak 4500 persil.

"Kita semua sangat bersemangat untuk menyukseskan program Prima Unggulan Kantah OKU PTSL Talangjawa ini," kata Kepala BPN OKU Ir Alim Bastian MM seraya menambahkan karena kesuksesan program ini memiliki multi efek positif baik bagi Kantah OKU maupun masyarakat Kabupaten OKU sebagai penerima manfaat.

Pada semester pertama tahun 2017 OKU sudah mendapat quoto 4500 persil Prona, apabila sukses sesuai target maka pemerintah pusat akan tahun ini juga memberikan tambahan 4500 persil Prona di OKU .

Kepala BPN OKU didampingi Kasubag TU BPN OKU Katam A Ptnh SH MSi yang ditemui di ruang kerjanya, Rabu (22/2/2017) menjelaskan untuk menyukseskan program unggulan ini pihaknya menerjunkan tenaga andalan sebanyak 30 orang.

Tim ini bekerja hingga lartu malam dilengkapi fasilitas pendukung yang canggih pesawat drone baling-baling empat yang dikendalikan dari dengan remot dari bawah.

Pesawat tanpa awak ini terbang dengan ketinggian sekitar 50 M untuk melakukan pemotretan hasil foto kemudian ditampilkan di komputer dan dicetak dengan tingkat ketelitian 5-10 cm.

Sedangkan instruktur yang memandu dari mahasiswa jurusan Geodesi ITB dan surveyer BPN OKU.

Sumber: Sriwijaya Post
Tags
BPN
OKU
APBN
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved