Truk Semen Modifikasi Asal Banyumas

Selain modifikasi truk ringan dengan aliran sound quality loud (SQL), ada juga Colt Diesel bergaya transformer dengan tema elegan. Kepala kuning garap

Truk Semen Modifikasi Asal Banyumas
http://otomotif.kompas.com/
Modifikasi Colt Diesel Banyumas. (Stanly/KompasOtomotif) 

SRIPOKU.COM, Jakarta - Selain modifikasi truk ringan dengan aliran sound quality loud (SQL), ada juga Colt Diesel bergaya transformer dengan tema elegan. Kepala kuning garapan Nirwana Custom Truk, Banyumas, ini memakan dana hingga ratusan juta rupiah hanya untuk merombak ulang seluruh ekteriornya.

Berita Lainnya:  Penjual Ayam Tewas Ditabrak Truk Pengangkut Semen

"Total pengerjaan hampir satu tahun. Untuk konsep kita tidak ada yang pasti-pasti, hanya ingin tampil elegan sebisa mungkin. Ekterior full custom habis sekitar Rp 115 juta," ucap Riyan Dwi Cahyo dari Nirwana Banyumas kepada KompasOtomotif di Jakarta, Jumat (10/2/2017).

Kustom ekterior yang dimaskud adalah dengan membuat body kit sendiri. Mulai dengan gril dan bumper depan, air scoop di bagian atas, side skirt yang membuat tampilan samping lebih rendah.

Untuk bumper depan dibuat ulang dengan desain ala Transformer. Tampilannya diperkuat dengan permainan lampu LED keluaran Autovision serta air scoop di kedua sisinya. Penyematan sistem hidrolik ikut diberikan untuk membuka tutup gril, lengkap dengan emblem VVT-i yang membuat Cold Diesel ini terlihat sedikit nyeleneh.

Sektor belakang juga dibuatkan body kit seperti sebuah frame untuk menempatkan stop lamp dan lampu sain. Agar tampil menarik, sektor ekterior dibalut dengan permainan dua warna, yakni merah dan emas. Truk ini pun sukses menyabet juara satu kategori bodi dan cat dalam Kontes Akbar Modifikasi Truk (KAMT) 2016.

Mengentalkan kesan elegan, interior juga ikut didandani dengan konsep VIP. Mulai dari dasbor sampai jok dibalut ulang dengan kulit sintetis ungu. Sistem audio juga mendapat sentuhan, lengkap dengan cup holder yang dibuat dari bahan akrilik layaknya modifikasi pada mobil elegan.

Menariknya, meski sudah dimodifikasi sedemikian rupa ternyata truk ini juga masih digunakan sebagai kendaraan operasional, bukan barang display.

"Truk ini kami gunakan sebagai armada pengangkut semen. Memang tidak tiap hari, tapi dalam satu minggu pasti tetap narik kok mas," kata Riyan.

Penulis : Stanly Ravel

Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved