Gubernur Alex Noerdin: Sekda dan Bupati Harus Kompak, Kalu Idak Aku Tarik Galo

Gubernur Sumatera Selatan, Ir H Alex Noerdin SH berpesan agar Penjabat Bupati Muba, H Yusnin SSos MSi dan Sekdanya Apriyadi kompak.

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Gubernur Sumatera Selatan, Ir H Alex Noerdin SH 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Gubernur Sumatera Selatan, Ir H Alex Noerdin SH berpesan agar Penjabat Bupati Muba, H Yusnin SSos MSi dan Sekdanya Apriyadi kompak dalam menjalankan roda pemerintahan di Bumi Serasan Sekate serta Pilkada serentak 15 Februari 2017 mendatang.

"Pak Sekda dan Pak Bupati kompak, baek-baek ye. Kalo idak kutarik galo. Pak Yusnin bekerjasamalah dengan SKPD, masyarakat situ. Muba itu dusun aku. Begawelah benar-benar," ujar Alex saat melantik Penjabat Bupati Muba di Auditorium Graha Bina Praja Pemprov Sumsel, Kamis (9/2/2017).

Selain menyindir Apriyadi dan Yusnin, orang nomor satu di Bumi Sriwijaya ini menyindir Calon Pj Bupati Muba lainnya Agus Diantoro.

"Yang sudah-sudah kita melihat ke depan. Memfasilitasi sebelum Pilkada, menjalankan roda pemerintahan bersama Sekda. Jangan tedengar dak akor. Mano Apriadi kagek kau salami. Agus (Agus Diantoro) mano, ikhlas kan? Jadi pejabat tegak lurus. Jangan ke kiri ke kanan. Memfasilitasi Pilkada. Tinggal 5 hari. Sosialisasikan akan ada Pilkada. Masih ada waktu. Bersama Camat. Mulai hari ini jangan ke luar kota," kata mantan Bupati Muba dua periode.

Alex menegaskan untuk mensosialisasikan hak pilih. Jaga netralitas. Sayang tidak menggunakan gak konstitusionel.

"Tugas ketiga tidak boleh mutasi kalau tidak terpaksa berkoordinasi dengan gubernur. Kalau tidak benar-benar pacak diganti. Dak usah nak berhitung berapo bulan. Dulu David kutawari dak galak. Dak tahunyo jalani. Untung cuma tigo bulan Vid. Balek jadi rakyat lagi. Buka pintu dewek. Muba itu luar biasa kalau pemimpinnya bisa melaksanakannya. Bisa jadi gajah lagi. Bupati waktu itu jadi Ketua Bupati penghasil Migas di Indonesia," kata sang ayahandanya Cabup Muba H Dodi Reza Alex.

Suami Hj Eliza Alex juga mengingatkan agar Kepala daerah jangan mempersulit yang mudah. Yang sulit dipermudah. Jangan terlalu banyak mikir.

"Jangan takut berbuat. Kalau salah kita perbaiki. Kalau tidak berbuat itu salah. Punya pengalaman ini bagus. Siapa tahu jadi bupati Tanah Karo Selatan. DPRD Muba masih ado. Belum habis. Jadikan pengalaman. Saya dua periode tidak pernah salah paham dengan DPRD. Kompak. Nawaitunyo satu membangun daerah. Begitu juga dengan Kajari, Kapolres, Dandim. Menghormati hak masing-masing. Harus benar-benar kompak. Silahkan semuanya membantu yang baru Penjabat Bupatinya. Yang perlu bantuan. PMD dan dua kali camat. Jangan contoh bupati tempat lain seminggi cuma di daerah. Selebihnya keluar kota. Kalau tidak perlu jangan keluar kota. Coba bikin rekor jumlah pemilih terbesar," pungkasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved