Masyarakat Antusias Ikuti SIM Masuk Desa
Antusiasme masyarakat ini terlihat dari banyaknya peserta pemohon SIM saat kegiatan ini digelar tiap akhir pekan.
Penulis: Ahmad Farozi | Editor: Ahmad Sadam Husen
SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS -- Program SIM Masuk Desa (SIMADE) yang digulirkan Satuan Lalulintas Polres Musirawas disambut antusias oleh masyarakat, baik di Kabupaten Musirawas maupun di Kabupaten Muratara. Antusiasme masyarakat ini terlihat dari banyaknya peserta pemohon SIM saat kegiatan ini digelar tiap akhir pekan.
"Sambutan masyarakat terhadap program SIMADE cukup positif. Masyarakat cukup antusias dan animonya cukup tinggi. Seperti SIMADE yang digelar di Desa Rantaujaya ,Kecamatan Karangjaya, Kabupaten Muratara, pada Sabtu (28/1/2017), pemohon SIM yang mengikuti program SIMADE mencapai 90 orang. Rinciannya, pemohon SIM laki-laki sebanyak 75 orang dan perempuan 15 orang," papar Kapolres Musirawas, AKBP Hari Brata, melalui Kasat Lantas, AKP Budi Hartono Sutrisno, didampingi Kanit Reg Ident, Ipda Narendra.
Dikatakan, program SIMADE ini merupakan pelayanan SIM jemput bola dengan mendatangi masyarakat secara langsung ke desa-desa. Sejak digulirkan sekitar satu bulan yang lalu, sudah 12 desa yang dilayani oleh Satlantas Polres Musirawas. Program ini bisa berjalan baik karena adanya kerjasama aparatur desa yang ikut proaktif menyosialisasikan kepada masyarakat tentang pentingnya memiliki surat izin mengemudi (SIM).
"Tentunya kita sambut baik para kades yang berkesinambungan menginginkan pelayanan SIMADE ke pemukiman masyarakat. Program ini dilaksanakan tiap akhir pekan atau pada hari Sabtu, oleh petugas Satlantas Polres Musirawas, dengan datang ke desa-desa sesuai permintaan pihak desa. Sampai sejauh ini, sudah 12 desa yang dilayani melalui program SIMADE ini," kata AKP Budi Hartono Sutrisno, Minggu (29/1/2017).
Disebutkan, program pelayananan pembuatan SIM jemput bola ini sangat membantu masyarakat. Terutama bagi masyarakat yang tinggal dipelosok dan sulit menjangkau pelayanan SIM di Polres Musirawas. Karena jarak tempuh yang jauh, ditambah dengan kesibukan aktifitas sehari-hari, kadang membuat masyarakat lalai untuk membuat SIM.
"Kita harapkan, melalui program SIMADE ini, dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memiliki SIM sebagai persyaratan menjalankan kendaraan," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/sosialisasi-sim-masuk-desa_20170130_092322.jpg)