Adu Kambing dengan Minibus, Prayogi dan Kecek Tewas

Akibatnya, dua orang tewas di tempat, dan satu orang lagi masih kritis sehingga harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit.

Penulis: Ehdi Amin | Editor: Darwin Sepriansyah
Adu Kambing dengan Minibus, Prayogi dan Kecek Tewas - tews_20170130_222027.jpg
IST
Prayogi Gumay (20) dan Kecek (22), dua pengendara sepeda motor yang tewas di tempat akibat Kecelakaan "Adu Kambing" dengan minibus di Desa Ulak Pandan Kecamatan Merapi Barat, Senin (30/1/2017)
Adu Kambing dengan Minibus, Prayogi dan Kecek Tewas - tews2_20170130_221743.jpg
IST
Prayogi Gumay (20) dan Kecek (22), dua pengendara sepeda motor yang tewas di tempat akibat Kecelakaan "Adu Kambing" dengan minibus di Desa Ulak Pandan Kecamatan Merapi Barat, Senin (30/1/2017)

SRIPOKU.COM, LAHAT - Sebuah kecelakaan maut hingga merenggut korban jiwa kembali terjadi di Kabupaten Lahat, tepatnya di Jalinsum Desa Ulak Pandan Kecamatan Merapi Barat, sekitar pukul 03.00 WIB dini hari Senin (30/1/2017).

Tragedi yang memecah keheningan ini melibatkan sebuah kendaraan sepeda motor jenis bebek Suzuki Satria FU tanpa Nopol dengan sebuah mobil minibus Daihatsu Xenia bernopol BG 1972 T.

Akibatnya, dua orang tewas di tempat, dan satu orang lagi masih kritis sehingga harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, diketahui kedua kendaraan yang tengah melintas dari arah saling berlawanan tersebut terlibat 'adu kambing'.

Tak pelak, Prayogi Gumay (20) sang pengendara sepeda motor bersama dua orang rekannya yang dibonceng, masing-masing Robi Kawanhar alias Kecek (22) dan seorang perempuan Apriani (25), yang hendak menuju arah Lahat dari Merapi pun tersungkur akibat menabrak mobil minibus yang dikendarai Royan Asmara (40), yang datang dari arah Lahat.

"Bahkan, sepeda motor yang dikendari korban sempat terseret sejauh beberapa meter dari lokasi," terang Iwan, salah seorang saksi mata yang berada di TKP saat kejadian.

Akibat benturan keras keduanya, Prayogi warga Kelurahan Bandaragung Kecamatan Kota Lahat dan Kecek langsung meregang nyawa di tempat.

Sementara, rekan perempuan mereka, Apriani, mengalami patah kaki dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di salah satu Rumah Sakit.

Sedangkan sopir minibus, Royan, warga Kelurahan Talang Jawa tidak mengalami luka-luka. 

Terpisah Lasat Lantas Polres Lahat, AKP Dani Prasetya SIK menyayangkan kejadian tersebut.

Terlebih menurut Dani pihaknya sudah kerap mengingatkan pengendara hingga marazia untuk tidak berkendaraan roda dua dengan bonceng tiga dan tanpa menggunakan helm. (*)

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved