Naik LRT Hanya Tunggu 42 Menit
Memiliki jalur tersendiri membuat para calon penumpang nantinya akan mendapatkan kenyaman dan terhindar dari macet.
Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Ahmad Sadam Husen
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Kehadiran Light Rail Transit (LRT) atau kereta api ringan pada tahun depan bakal digadang-gadang menjadi solusi cerdas untuk warga warga Kota Palembang yang telah bosan dengan kemacetan.
Memiliki jalur tersendiri membuat para calon penumpang nantinya akan mendapatkan kenyaman dan terhindar dari macet. Bahkan, untuk mengantri naik LRT, penumpang tidak harus menunggu lama seperti kereta api lainnya sampai berjam-jam. Setiap 42 menit sekali satu gerbong kereta yang memiliki kapasitas 800 penumpang akan stop di stasiun-stasiun.
"Secara total kereta akan berangkat 42 menit. Ditambah siklus dua menit tambahan untuk kereta membuka pintu jadi tidak terlalu lama penumpang menunggu," jelas Sekretaris Project Manajemen Unit LRT Sumsel, Ahmad Wahidin ST MT, Kamis (26/1/2017).
Ia menjelaskan, PT. Waskita Karya selaku kontraktor pada awal tahun depan menargetkan akan melakukan pengadaan lokomotif dan gerbong kereta api ringan tersebut ke Bumi Sriwijaya.
Rencananya gerbong tersebut akan datang ke Palembang pada awal 2018 mendatang. Kemudian, pada Februari akan dilakukan uji coba kereta tersebut sebelum nantinya digunakan untuk masyarakat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/proyek-pengerjaan-lrt_20170126_124421.jpg)