Eksodus Kader PDIP ke PSI Sumsel

Tanggapi Isu Eksodus Kader ke PSI, PDIP Sumsel: Kami Tidak Ambil Pusing

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Sumatera Selatan menyatakan tidak khawatir atas isu kepindahan

Penulis: Arief Basuki | Editor: Yandi Triansyah
Sripoku.com/Arief Basuki
BERI KETERANGAN - Bendahara DPD PDIP Sumsel Made Irawan menyikapi kadernya eksodus ke PSI, disela- sela syukuran HUT ke 79 Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, dikantor DPD PDIP Sumsel, Jumat (23/1/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Sumatera Selatan tak ambil pusing dengan eksodusnya sejumlah kader ke PSI Sumsel 
  • Bendahara DPD PDIP Sumsel, Made Indrawan, menegaskan bahwa partainya lebih mengutamakan kualitas dan soliditas kader yang mau bekerja untuk rakyat
  • Made memastikan kondisi itu tidak berpengaruh terhadap suara PDIP kedepan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Sumatera Selatan menyatakan tidak khawatir atas isu kepindahan sejumlah kadernya ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang santer terdengar belakangan ini. 

Bendahara DPD PDIP Sumsel, Made Indrawan, menegaskan bahwa partainya lebih mengutamakan kualitas dan soliditas kader yang mau bekerja untuk rakyat daripada jumlah kader yang banyak namun hanya sekadar mencari kenyamanan posisi.

"Ya saya kira, kita tidak terlalu ambil pusinglah soal itu, dan memang ibu Megawati (Ketum PDIP) menjelaskan walaupun kadernya sedikit yang penting bergerak dan solid," kata Bendahara DPD PDIP Sumsel Made Irawan disela- sela syukuran HUT ke 79 Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, dikantor DPD PDIP Sumsel, Jumat (23/1/2026).

Menurut Made, apa yang disampaikan Ketumnya itu, kalau banyak kader hanya untuk mencari posisi dan kenyamanan di partai hal itu tidak diperlukan di PDIP.

Baca juga: Kader PDIP Eksodus ke PSI Sumsel, Ada Eks Bupati PALI hingga Mantan Ketua DPRD 

"Nah, ibu Megawati dengan tegas walaupun kader sedikit tapi solid , bergerak dan turun ke bawah, itulah nanti yang akan jadi nilai dari masyarakat dalam partai nanti. Jadi bukan banyaknya tapi kualitas dari kader itu dalam menunjukkan sikap dan perbuatannya, sehingga itu akan menarik simpatik masyarakat dan memilih partai," ucapnya.

Ditambahkan anggota Komisi II DPRD Sumsel ini, dengan perpindahan sejumlah kader 'sakit hati' ke partai lain, ia memastikan hal itu tidak berpengaruh terhadap suara PDIP kedepan dengan pengalaman yang ada, meski yang pindah selama ini dianggap tokoh.

'Pengalaman kita sudah lama di PDIP, apalagi dengan usia partai sudah ke 53. Jadi PDIP sudah banyak pengalaman, ditekan ataupun diadu domba didalam partai, PDIP sudah melewatinya. Artinya PDIP tidak khawatir beralihnya beberapa kader ke partai lain dan dalam negara demokrasi itu hal biasa, dan silahkan masyarakat menilainya kader PDIP yang baik atau sebaliknya," tutur Made.

Dilanjutkan Made, meski sudah mengindentifikasikan isu sejumlah kadernya yang nyebrang ke partai lain, pihaknya masih menunggu kebenarannya, dan baru menyikapinya dengan tegas

"Sementara ini secara terstruktur atau secara angka kita belum, tetapi kita sudah mendengar secara samar-samar, karena yang pindah ini belum terang- terangan juga, masih abu-abu. Jadi angka secara detilnya belum, karena memang periode pengurusan DPD ini baru satu bulan dilantik, dan memang kedepannya kita akan turun dan mengidentifikasi kader kita yang lompat pagar," pungkasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved