SFC Update
Raja Kartu Kuning Inkonsisten
Namun demikian, meski dinilai tampil inkonsisten. pengamat sepakbola Sumsel, Indrayad.i menilai jika Jupe tetap pemain berkualitas.
Penulis: Candra Okta Della | Editor: Ahmad Sadam Husen
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Penampilan kurang ciamik patut disoroti pada stopper Laskar Wong Kito, Ahmad Jufrianto. Kembali berseragam Sriwijaya FC (SFC), ia terlihat kurang bersinar, apalagi statusnya yang menyudahi kompetisi dengan cap pemain terbanyak mengoleksi 10 kartu kuning dari 25 pertandingan di Torabika Soccer Championship.
Ketua kelompok supporter Singa Mania, Ariadi Ekoneuri ketika ditanyai mengenai peforma Jupe, sapaan akrab Ahmad Jufrianto, mengakui jika pemain bernomor punggung 13 itu kurang konsisten.
"Kalau menurut kami dia (Jupe) tidak stabil, kadang main bagus kadang main jelek. Tapi kalau masalah mempertahankan atau tidak, kita serahkan ke Manajemen SFC," ucap Ari atau yang biasa dipanggil Dugong, Senin (2/1/2017)
Dengan 10 kartu kuning, mungkin gelar 'raja kartu kuning' layak disematkan ke pemain bertubuh jangkung ini. Namun demikian, meski dinilai tampil inkonsisten. pengamat sepakbola Sumsel, Indrayad.i menilai jika Jupe tetap pemain berkualitas. Hanya saja, ia tidak mengisi posisi idealnya dan ia jarang dimainkan.
"Wajar kalau terjadi penurunan performa dari Jupe. Dia jarang dimainkan, dan dimainkan di posisi gelandang bertahan dimana bukan posisi idealnya. Hanya saja, memang kualitasnya terlihat menurun," tuturnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/ahmad-jufrianto_20170103_084803.jpg)