Sesama Anak Jalanan Perang Batu

Dua kelompok anak jalanan (Anjal) saling lempar menggunakan batu dan kayu.

Penulis: Ehdi Amin | Editor: wartawansripo
SRIPOKU.COM/EDHI AMIN
Anak jalanan yang terlibat perkelahian saat diamankan di Mapolres Lahat. 

LAHAT, SRIPO --- Warga di kawasan Lapangan RD PJKA Lahat, dibuat geram oleh dua kelompok anak jalanan (Anjal) saling lempar menggunakan batu dan kayu, Kamis (22/12) sekira pukul 13.30 WIB. Padahal di kawasan tersebut selain padat penduduk juga ramai kendaraan.

Kapolres Lahat, AKBP Rantau Isnur Eka SIk, melalui Kasubag Humas, AKP Djoko Suyoto SH, didampingi Paur Humas, Ipda Sabar mengungkapkan baku hantam ini berawal saat belasan anak jalanan ngumpul di tempat kejadian perkara, yang selama ini memang kerap dijadikan lokasi mangkal anak jalanan. Entah apa penyebabnya, tiba-tiba kelompok itu terlibat adu fisik. Makin lama adu fisik makin menjadi. Bahkan, warga merasa khawatir, dengan aksi melempar batu, apalagi sekitar Lapangan RD PJKA itu merupakan pemukiman warga.

Beberapa warga yang resah berusaha melerai dan menghalau. Namun usaha itu sia-sia. Warga memutuskan menghubungi Polres Lahat, yang langsung turun ke lokasi. Sembilan anak jalanan, berinisial S, P, E, E, A, R, A, R, R, semuanya laki-laki berhasil diringkus, langsung digelandang ke Mapolres Lahat.

"Diantaranya ada dua orang masih berstatus pelajar SMA dan SMK," kata Sabar.

Ditegaskanya, sejauh ini ke sembilan anak jalanan sudah dimintai keterangan. Meski tidak ada korban jiwa, diimbau kepada warga agar cepat melapor bila melihat anak jalanan atau anak punk yang meresahkan. "Ya kita juga imbau warga jika ada anjal, anak punk atau siapa saja yang menganggu Kantibmas segerala melapor,"imbaunya. (Editor: Abdul Hafiz)

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved