Usai Berhubungan Intim Misbach Hantamkan Palu ke Pacar Hingga Tewas, Ini Sebabnya
Seorang pria bertubuh kurus dengan tinggi 165 cm mengenakan pakaian tahanan pun turun dari belakang mobil.
Misbah sendiri diketahui sudah dua kali menduda.
Ia memiliki dua orang anak dan tiga orang cucu.
Sementara Ibu Jero juga dua kali menikah dan sekarang berstatus janda dengan dua orang anak, seorang dari anaknya sudah meninggal.
Misbah dan Ibu Jero tinggal satu kamar di tempat kos layaknya suami istri.
“Saya kalap. Saya kesal, terus dimintai uang. Terakhir dia minta Rp 1 juta," kata Misbah.
Pria pengangguran ini juga mengaku kesal karena sering disuruh korban mencari pekerjaan dengan cara dibentak.
"Karena saya tak bekerja, saya dimarahi terus,” ucapnya.
Misbah mengakui kedatangannya ke Bali untuk mencari pekerjaan.
Selama di Bali, pria yang tak pernah mengenyam pendidikan sekolah ini hanya bekerja serabutan.
Korban yang seorang penjual nasi di pasar itu, diduga meninggal karena cekikan di leher.
Hal ini terlihat dari adanya patahan serta pendarahan pada kerongkongan.
Setelah dicekik, kepala bagian kiri korban lantas dipukul sebanyak tiga kali menggunakan palu.
Usai menghabisi nyawa korban pukul 24.00 Wita, pelaku sempat berdiam diri di dalam kamar yang penuh dengan bercah darah.
Setelah itu pelaku meninggalkan kamar kos, Jumat (25/11/2016) pukul 02.00 Wita.
Dia bingung mayatnya mau dikemanakan. Akhirnya disembunyikan di bawah ranjang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/suasana-rekonstruksi-ni-made-yastini-alias-bu-jero_20161207_172944.jpg)