Stiker Bodi, Tidak Semua Mobil Bisa Dipasangi

Pasang stiker bodi di mobil bisa cuma bikin senang saat sudah terpasang tetapi tidak setelah dicopot. Sering kali terjadi kasus, stiker meninggalkan b

Editor: Bedjo
suryo-bri.blogspot.com
Stiker bodi di mobil. 

SRIPOKU.COMJakarta — Pasang stiker bodi di mobil bisa cuma bikin senang saat sudah terpasang tetapi tidak setelah dicopot. Sering kali terjadi kasus, stiker meninggalkan bekas perekat atau malah cat ikut terkelupas saat pencopotan. Tentu itu merugikan.

Berita Lainnya:  "Wonderful Indonesia" Berdampak Positif di London

Sebelum hal tersebut kejadian, pemilik seharusnya tahu tidak semua mobil bisa ditempeli stiker bodi. Menurut Galih Sugiyanto dari Pacman Sticker, semuanya tergantung kondisi cat bodi saat awal pemasangan.

“Kalau cat masih orisinal, belum dicat ulang, nanti copot stiker bisa gampang. Cat atau pernisnya tidak akan terangkat,” ujar Galih saat ditemui di MGK Kemayoran, Jakarta, Kamis (24/11/2016).

Dalam kondisi begitu, masa pakai stiker bodi bisa sampai tiga tahun. Kebalikannya bakal terasa di mobil yang sudah pernah dicat selain bawaan pabrik. Risikonya, cat atau pernis terangkat karena terlalu rekat pada stiker.

Saat pemasangan, lanjut Galih, bengkel sepatutnya memberi peringatan kepada pemilik tentang risiko pencopotan.

Penulis : Febri Ardani Saragih

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved