Jembatan Tua Gunung Batu Cempaka Itu Akhirnya Ambruk, Warga Diminta Waspada
Jembatan itu akses penghubung alternatif dari beberapa desa bahkan antar Kecamatan di Cempaka, serta akses dari OKU Timur ke Kabupaten OKI
Penulis: Hendra Kusuma | Editor: Hendra Kusuma
SRIPOKU.COM-Jembatan Komering yang terletak di Desa Gunung Batu kecamatan Cempaka Kabupaten OKU Timur (OKUT) ambruk di bagian tengah, Selasa (29/11) sekitar pukul 17.30.
Ambruknya Jembatan yang berfungsi sebagai penghubung alternatif antar Kecamatan Cempaka Kabupaten OKU Timur dan Kecamatan Tanjung Lubuk Kabupaten OKI, dan menjadi akses ke desa di kawasan Komering Komaring Pesisr ini, sementara tidak bisa dilalui.
Ambruknya jembatan satu-satu yang menjadi akses penghubung dari beberapa desa bahkan antar Kecamatan di Cempaka, serta akses dari OKU Timur ke Kabupaten OKI ini sudah tesebar di dunia maya terutama Sosial Media seperti facebook dan twitter.
Memang dari kiriman beberapa foto-foto para netizen maupun dari Grup Whatsapp Sripo, warga di sekitar kecematan itu mulai terganggu. Beberapa aktivitas warga termasuk anak-anak sekolah yang kerap memanfaatkan dan melewati jalur ini harus melewati sungai dengan menggunakan perahu.
Namun berdasarkan laporan terakhir, tidak ada korban, selain itu jembatan itu sebenarnya bukan poros utama dan menjadi aktivitas
titik perekonomian OKUT, karena memang jalur itu hanya dilalui warga di kawasan Cempaka dan komering karena rawan.
Informasi ini sendiri diposting Anggota DPD RI Hendri Zainuddin yang mengimbau agar pengendara mobil atau pun motor dari luar atau dalam kota untuk tidak melewati jalur itu.
"Kepada dulur-dulur (saudara) yang khususnya dari Komering dan mau mudik, jangan memilih jalur Komering untuk sementara waktu, karena Jembatan di Desa Gunung Batu Kecamatan Cempaka, Selasa (29/11) sore ini pukul 17.30 WIB roboh," ujar Hendri saat dihubungi Sripo.
Beberapa netizen pun sudah mengomentari akun facebook HendriZainuddin, dan menyatakan kekhawatirannya mengenai kondisi terkini di kecamatan Cempaka khususnya desa Gunung Batu dan sekitarnya.
Menurut Hendri, robohnya jembatan ini, selain karena faktor usia, juga karena arus air yang deras melanda konstruksi bagian bawah jembatan."Selain karena arus air yang memang deras, juga disebabka oleh Jembatan yang berusia tua," ujar Hendri.
Tampak beberapa foto dikirim oleh mantan anggota DPDR Banyuasin ini, yang dikirim oleh seorang netizen Ahmed Netralizer. Beberapa netizen pun menyatakan, bentuk kekhawatirannya atas kondisi yang terjadi, terutama penduduk sekitar yang menggunakan jembatan itu sebagai akses untuk beraktivitas sehari-hari.
Akun Uju Agel misalnya, sempat bertanya apakah benar informasi ini, setelah mendapatkan kepastian dia pun khawatir. Apalagi dia warga asli dari Cempaka dan menggunakan akses jembatan Komering."Nah, dak pacak (tidak bisa), pulang ke OI terpaksa lewat jembatan Baturajao-Prabumulih (memutar)," ujarnya.
Sementara akun Bambang Heriadi mengatakan, transportasi di sekitar kawasan itu akan lumpuh. Begitupun akun Dogan Ameng berharap segera cepat diperbaiki kondisi jembatan yang rusak ini agar aktivitas ekonomi dan trasportasi di kawasan itu tidak terhambat terlalu lama.
"Semua cepat diperbaiki, kasihan dulur-dulur (saudara) kami di sana," ujarnya.
Nevi Efroza juga mengomentari jika jembatan itu memang sudah tua dan kondisi memang sebenarnya sudah harus diperbaiki, namun kini sudah ambruk dan memang harus secepatnya diperbaiki."Semoga jembatan tua itu segera diperbaiki, sehingga tidak harus mengalami kerusakan total baru kemudian di diperbaiki," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/jembatan-gunung-batu1_20161129_230845.jpg)