Akses Jalintim Kabupaten OKI Lumpuh
Akses Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), di wilayah Kecamatan Lempuing lumpuh total, Selasa (29/11).
Penulis: Mat Bodok | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG -- Akses Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), di wilayah Kecamatan Lempuing lumpuh total, Selasa (29/11).
Informasi yang dihimpun, Selasa (29/11/2016) menyebutkan, lumpuhnya jalan di lintas Lempuing dan Mesuji karena, rusaknya jalan negara dalam beberapa bulan yerakhir. Padahal, Jalintim OKI ini belum lama diperbaiki oleh pemenang tender.
Untuk kerusakan badan jalan negara itu, terjadi di Wilayah Lempuing dan Lempuing Jaya. Sehingga kendaraan yang melintas harus menghindari dan mengambil arah berlawanan hanya menghindari lubang yang digenangi air hujan.
"Antrian panjang, karena jalan di Lempuing rusak berat. Akibat rusaknya jalan ada dua kendaraan angkutan barang terbalik karena menghindari jalan berlubang," kata Ketua Karang Taruna Desa Suryadi ,Sumaryanto.
Dirinya mengurungkan niatnya untuk membawa mobil ke Kayuagung. "Saya dari Suryadi ke Pemda ini naik sepeda motor untuk menghindari kemacetan," ujar Sumaryanto yang menyebutkan antrean panjang kendaraan mencapai puluhan kilometer baik dari arah Lampung maupun dari Kayuagung.
Kapolres OKI AKBP Amazona P SH Sik melalui Kasat Lantas, AKP Polin Pakpahan SH Sik ketika dikonfirmasi mengenai penyebab kemacetan terjadi menyebutkan, karena jalan rusak di sepanjang Lempuing dan Kayuagung, ada beberapa titik jalan yang rusak.
Untuk menjaga lalulintas di wilayah Lempuing dan Mesuji, pihaknya terlah berkoordinasi dengan pihak Polsek dan PJR Polda Sumsel guna melakukan pengaturan lalu lintas. “Kemacetannya mencapai 2 km, baik dari arah Kayuagung maupun dari Lampung,” tutur AKP Polin.
Rusak jalan yang menyebabkan kemacetan dan kecelakaan tersebut, pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan PU Bina Marga Kabupaten OKI, agar bisa menyampaikan dan segera melakukan perbaikan ulang jalan yang belum setahun sudah rusak dan membahayakan pengendara.
“Kalau sementara ini kita hanya bisa menghimbau pengendara tidak saling mendahului kendaraan satu dengan kendaraan lain, untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan panjang,” ujar Kasat Polres OKI.
Kepala Dinas PU Bina Marga OKI, Ir H Hapis MM mengungkapkan, bahwa pihaknya telah menerima laporan dari pihak kepolisian. Namun memang jalan tersebut merupakan jalan negara.
“Akan kita sampaikan ke pihak provinsi dan pusat terkait kondisi jalan sekarang yang sudah mulai berlobang,” katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/merayap_20161129_213603.jpg)