Torabika Soccer Championship
Janur Akui Dilema Pasang Stoper Tak Murni
“Itu memang satu dilema, stok yang adanya seperti itu mau dibilang apa? Kita paksakan mengandalkan pemain yang ada,” kata Janur.
Penulis: Hendra Kusuma | Editor: Hendra Kusuma
SRIPOKU.COM, BANDUNG-Meski berpengaruh, pelatih Persib Jajang Nurjaman tampak tak khawatir kehilangan Vladimir Vujovic di benteng pertahanan. Absennya ia akibat hukuman akumulasi kartu, akan menggeser Tony Sucipto dari sayap kiri ke posisi center back. Itu dilakukan kala Persib menjamu Perseru Serui di Si Jalak Harupat, Rabu (30/11) malam.
Menurut Jajang sudah tak diragukan lagi kapasitas Tony bermain sebagai stoper. Ia teruji di beberapa laga Persib, seperti kompetisi Indonesia Super League (ISL) atau pun beberapa edisi turnamen singkat.
“Pengaruh ada pasti, tapi kita sudah pernah main tanpa Vlado (Vladimir), dengan materi tersisa dengan menggeser Tony. Pada kompetisi atau turnamen semecam ini sudah pernah (pasang tony sebagai stoper),” kata Jajang, seperti dilansir dari simamaung.com, Senin (28/11).
Kendati begitu yang perlu jadi perhatian Janur-sapaan akrab Jajang-adalah tampilnya tim tanpa center back murni. Mengingat tandem dari Tony nanti adalah Diogo Ferreira yang notabenenya adalah seorang defender midfielder.
“Itu memang satu dilema, stok yang adanya seperti itu mau dibilang apa? Kita paksakan mengandalkan pemain yang ada,” kata Janur.
Memasuki putaran kedua ini, Persib memang benar-benar krisis pemain bertahan. Pasa Purwoko Yudhi absen panjang karena ceder, Rudolofo Yanto Basna harus dipanggil Timnas Indonesia untuk ajang Piala AFF 2016.