Torabika Soccer Championship

Kim Bangkit Berkat Kritik Pedas Suporter

“Kalau sudah memasuki lapangan tekanannya juga bisa lupa, jadi saya benar-benar fokus untuk pertandingan

Penulis: Hendra Kusuma | Editor: Hendra Kusuma
Istimewa
Kim Jeffrey Kurniawan 

SRIPOKU.COM, BANDUNG-Mendapatkan kritik pedas dari suporter, karena dianggap tidak bermain maksimal di awal musim TSC 2016 lalu, dianggap menjadi kondisi paling mengenaskan bagi gelandang Persib, Kim Jeffrey Kurniawan.

Karena datang dengan catatan bagus bersama PBR, dia diharapkan bisa menjadi pelipur lara eksodus punggawa Persib yang hijrah satu-persatu. Namun penampilannya jauh dari harapan, Bobotoh pun beramai-ramai menghakimi Kim sebagai anak emas Dejan Antonic karena selalu mendapat menit main meski tampil buruk.

Namun perlahan stigma itu mampu dikikis oleh pemain blasteran Indonesia-Jerman tersebut. Di bawah asuhan Jajang Nurjaman, dia justru menemukan lagi bentuk permainan terbaiknya dengan ciri bermain penuh determinasi di lapangan baik saat menyerang maupun bertahan. Rekening gol Kim juga melonjak pesat karena kini dia sudah mengoleksi 4 gol dari 22 pertandingan sehingga menempatkan dia sebagai top skorer tim ketiga.

Menanggapi hal itu, Kim mengatakan omongan miring yang masuk ke telinganya justru menjadi suatu suntikan energi baginya. Gelandang berusia 26 tahun itu pun semakin berhasrat untuk membuktikan bahwa dirinya pantas untuk menjadi bagian dari skuat Maung Bandung.

“Buat saya hal yang biasa, yang penting kita ambil sebagai motivasi untuk membuktikan kalau saya bisa dan layak untuk main di Persib. Dari dulu saya selalu kasih yang terbaik, selalu kasih 100 persen,” ujar Kim seperti dilansir dari simamaung.com, Minggu (13/11).

Posisinya sempat terjepit di tim karena dia sempat diteror bahkan ketika bermain di kandang oleh Bobotoh. Namun sebagai pemain profesional, Kim mengatakan dirinya tidak banyak peduli dengan situasi itu dan hanya berkonsentrasi untuk mengerahkan kemampuan terbaiknya di atas lapangan. Dia juga menegaskan bahwa sejak awal musim ingin memberkan kontribusi nyata bagi Persib namun baru akhir-akhir ini hal itu bisa terlaksana.

“Kalau sudah memasuki lapangan tekanannya juga bisa lupa, jadi saya benar-benar fokus untuk pertandingan dan saya selalu ingin membantu tim dan selalu berusaha kasih yang terbaik buat semua yang membanggakan dan mendukung saya,” jelasnya.

Sumber:
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved