PU Cipta Karya OKI Akui Proyek Sumur Bor di Sungai Menang Belum Selesai

“Dari hasil percakapan saya dengan Kabid Perairan memang belum selesai dan belum dilakukan penilaian,” tandasnya.

PU Cipta Karya OKI Akui Proyek Sumur Bor di Sungai Menang Belum Selesai
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Sumur bor yang dibangun melalui dana APBD Kabupaten OKI dikerjakan asal jadi oleh kontraktor dan dilanjutkan oleh warga sehinga sumur bor bisa bermanfaat. 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG – Proyek pembangunan sumur bor di Desa Talang Jaya Kecamatan Sungai Menang Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang berasal dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang mencapai ratusan juga rupiah dan dikucurkan melalui Dinas PU Cipta Karya ini diduga kurang sempurna.

Hal tersebut berdasarkan pengakuan pemilik lokasi, lahan yang ditempatkan untuk peletakan sumur bor air bersih yang siap pakai.

Sumur bor itu hanya dibuatkan galian sumur bor dan tempat diletakannya tedmond setinggi satu meter begitu saja. Memang menurut warga, sumur bor itu dibangun hanya mendapat air. Selanjutnya dilanjutkan oleh warga yang membeli perletakan air hingga bisa menaik di atas tedmond untuk disimpan.

“Walaupun demikian, kami warga dusun 2 Desa Talang Jaya berterimakasih kepada pemerintah daerah yang telah memberikan bantuan sumur bor,” kata H Syahrul yang beranggapan pekerjaan pembuatan sumur bor ini suatu proyek yang memakai dana APBD berarti dana rakyat, seharusnya dikerjakan sesuai dengan ketentuan yang ada.   

Dijelaskan Syahrul, setelah selesai pekerjaan dan dapat air sumur ini sama sekali tidak ada pipa pengamannya. Sehingga dirinya harus mengeluarkan uang pribadi untuk melengkapinya hingga air bisa dialirkan.

“Memang ada mesin air dari kontraktor tapi tidak dibangunkannya tempat penyimpanan mesin,” tutur Syahrul ketika dijumpai wartawan, Minggu (6/11/2016).

Syahrul terpaksa melanjutkan pekerjaan ini sendiri, kalau tidak sumur bor ini tidak ada manfaatnya.

Proyek sumur bor ini, tidak bisa dilakukan pengawasan karena pihak kontraktor tidak memasang papan proyek jadi warga sama sekali tidak mengetahui berapa besaran pembuatan sumur bor tersebut.

Dibandingkan Syahrul, sumur bor yang dibangunkan oleh kepala desa Talang Jaya jauh lebih bagus bila dibandingkan sumur bor kabupaten ini.

“Sumur bor yang dibangun desa di blok C itu, jauh lebih baik dari pada sumur bor ini,” ujar Syahrul yang menyebutkan terkesan pembangunan sumur bor dikerjakan asal jadi dan dipastikan tidak sesuai dengan RAB yang ada.

Halaman
12
Penulis: Mat Bodok
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved