Peserta Putri 'Kesurupan' Massal, Panitia Panggil 'Orang Pintar' Atasi Kesurupan di Perkemahan
Selanjutnya pada malam hari tiba-tiba puluhan siswa tersebut berteriak dan menjerit di sejumlah tenda perkemahan.
Penulis: Awijaya | Editor: Darwin Sepriansyah
SRIPOKU.COM, EMPATLAWANG - Puluhan siswa mengikuti Perkemahan Raimuna, yang di selenggarakan Ranting Cabang Tebingtinggi Empatlawang di Talangbanyu Tebingtinggi pada Sabtu(1/10/2016) tiba-tiba 'kesurupan' massal.
Anehnya 'kesurupan' ini menyerang peserta perkemahan perempuan, hingga pihak pembina pramuka memanggil 'orang pintar' untuk mengatasi kesurupan massal ini.
Menurut informasi dihimpun, perkemahan pramuka ini di mulai pada Jum'at(30/10/2016).
Diikuti peserta sebanyak 150 orang dari berbagai sekolah tingkat SMA di Kecamatan Tebingtinggi.
Usai dibuka oleh Camat Tebingtinggi Syafei Marzuki kegiatan perkemahan berlangsung.
Selanjutnya pada malam hari tiba-tiba puluhan siswa tersebut berteriak dan menjerit di sejumlah tenda perkemahan.
Sekitar 10 pelajar mengalami 'kesurupan', enam peserta perempuan yang menjerit-jerit ditanggani panitia dan akhirnya dibawa pihak panitia ke rumah warga yang kebetulan dekat dengan lokasi perkemahan.
Beberapa peserta lain juga 'kesurupan' ada yang ditangani di tenda.
"Mendengar peserta 'kesurupan' kami dan warga sekitar langsung membantu menolong dan evakuasi kerumah penduduk," kata Andra, salah seorang warga di Rt 02 Rw 07 Talangbanyu Tebingtinggi, Sabtu(1/10).
Ditambahkanya, beberapa jam usai kejadian atau sekitar pukul 23.00 peserta yang 'kesurupan' berhasil kembali sadar dengan bantuan 'orang pintar'.
"Setelah peserta sadar, 'orang pintar' minta agar peserta kesurupan untuk istirahat dirumah masing-masing karena memang peserta 'kesurupan' dalam keadaan lemas," jelasnya.
Ia menduga 'kesurupan' terjadi karena kondisi cuaca yang hujan terus-terusan dan faktor kelelahan peserta.
Sekretaris panitia penyelenggara perkemahan Sopian, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peserta 'kesurupan' saat mengikuti perkemahan Raimuna diselenggarakan selama tiga hari di Talangbanyu Tebingtinggi
"Ya memang ada yang 'kesurupa'n ada sekitar enam peserta putri," ungkap Sopian.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/peserta-yang-mengalami-kesurupan_20161002_171445.jpg)