Banyak Pengendara tak Patuhi Isyarat Lampu Merah di Simpang Empat Perumnas Nendagung

Seharusnya harus ada petugas dulu dikawasan tersebut untuk mengatur dan melakukan sosialisasi langsung agar warga dapat mematuhi

Tayang:
Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Kendaraan masih saling mendahului meskipun sudah terpasang Alat Pemberi Isyarat Lampu Lalulintas (APIL) di kawasan Simpang Empat Nendagung, Kota Pagaralam, Jumat (30/9/2016). 

SRIPOKU.COM, PAGARALAM – Sedikitnya 4 titik Alat Pemberi Isyarat Lampu Lalulintas (APIL) di Simpang Empat Perumnas Nendagung, Kelurahan Nendagung, Kecamatan Pagaralam terpasang.

Pemasangan APIL di persimpangan kawasan Perumnas Nendagung dilakukan oleh Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Pagaralam.

Pemasangan APIL tersebut bertujuan agar masyarakat dapat mematuhi dan mengikuti rambu-rambu APIL, demi keselamatan serta kenyamanan dalam berlalulintas di jalan raya.

Namun berdasarkan pantauan Sripoku.com di lapangan, Jumat (30/9/2016), para pengguna kendaraan masih bingung dan tidak mematuhi isyarat lampu yang ada.

Hal ini membuat jalan bertambah macet.

Pasalnya warga masih saja saling mendahului meskipun lampu isyarat menunjukan tanda berhenti.

Nopran (36) salah satu warga mengatakan, masyarakat masih terlihat bingung saat melintas di Simpang Nendagung.

Meskipun lampu isyarat menunjukan tanda harus berhenti masih ada pengguna jalan yang terus saja melaju dengan kendaraannya.

"Masih banyak yang bingung. Seharusnya harus ada petugas dulu dikawasan tersebut untuk mengatur dan melakukan sosialisasi langsung agar warga dapat mematuhi," ujarnya.

Sementara itu Amad (28), pengendara sepeda motor menjelaskan, jika keberadaan rambu lalulintas terpasang di simpang empat ini sangat berguna bagi pengendara sepeda motor dan mobil, agar bisa tertib dalam berlalulintas.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved