Tertangkap Basah sedang Bercumbu dengan Anak SMA, DW:Saya Cuma Minta Dikerokin Kok
Saat dimintai keterangan, MJ mengaku sengaja mengundang IY untuk dimintai tolong merawatnya karena sedang sakit.
SRIPOKU.COM-Prostitusi sudah merasuk ke seluruh bagian kehidupan, dengan berbagai modus dan cara yang sangat rapi sehingga tidak mudah tercium oleh publik.
Berbagai modus dan cara untuk mengelabui masyarakat umum, tetapi tidak bisa mengelabui petugas Pol PP dan parat kepolisian.
Begitulah hal yang terjadi ketika seorang pelajar SMA tertangkap basan sedang bersama seorang duda di salah satu penginapan.
PALING BARU: Mario Teguh Postingan Percakapan Super Mesra, Linna Teguh Geram Hingga Ingin ''Makan'' Suaminya
BACA JUGA:(Kiswinar Tunggu Kapan Mario Teguh Siap Tes DNA, Setelah Sang Ibu Aryani Mengatakan 2 Hal Ini)
Kedua orang ini memalsukan identitas dengan mengaku sebagai suami istri dan juga umur.
Awalnya seorang petugas sempat dikelabui, namun setelah diperiksa, akhir ketahuan bahwa DW masih pelajar SMA.
(WhatsApp tak Aktif, Anggota DPD Yakin Irman Gusman yang Ditangkap KPK)
Seperti dilansir dari Tribun Manado, anak SMA dengan inisial DW ini, terjaring razia yang digelar petugas dari tim gabungan Satpol PP Kota Magelang, Kamis (15/9/2016) malam.
Dia masih masih berstatus pelajar SMA itu ternagkap basah sedang berada di dalam kamar kos bersama seorang pria, DP, di kawasan Losmenan, Magelang Utara. Keduanya tidak bisa mengelak ketika diperiksa. Meski terus menyangkal bahwa mereka adalah pasangan suami istri.
Tetapi saat dimintai keterangan oleh petugas, keduanya tidak dapat menunjukkan kartu identitas resmi sebagai pasangan suami istri.
Dihadapi petugas DP yang berasal dari kampung Meteseh, Magelang Utara, mengaku telah menyandang status duda dan tinggal satu kamar dengan DW beberapa waktu terakhir. Keduanya kumpul kebo atau tanpa status ikatan suami istri. Petugas kemudian membawa keduanya lantaran DW juga masih anak di bawah umur.
Masih di tempat kos yang sama, petugas juga mendapati pasangan tidak resmi berada dalam satu kamar. Keduanya adalah MJ (38) mengaku warga Tampir Kulon, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang, dan IY (37), warga Kiringan, Magelang Tengah.

:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/wanita-mengaku-jaksa-terjaring-razia_20160530_110548.jpg)