Sergio Van Dijk Menepi
Sergio mengalami hukuman akumulasi pasca menerima tiga kali pertama kartu kuning di ajang Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016.
Penulis: Hendra Kusuma | Editor: Hendra Kusuma
SRIPOKU.COM, BANDUNG-Persib Bandung akan kehilangan striker mereka, Serginho ‘Sergio’ van Dijk saat melawat ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar untuk menghadapi Bali United, Minggu (18/9) mendatang.
Sergio mengalami hukuman akumulasi pasca menerima tiga kali pertama kartu kuning di ajang Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016.
Pemain naturalisasi asal Belanda itu, mendapat kartu kuning pertama di pertandingan melawan Perseru Serui (6/8), PS TNI (21/9) serta Sriwijaya FC (10/9) kemarin. Absennya ia lantas Persib akan kehilangan bomber murni di lini depan. Pemain sayap pun disiapkan Jajang Nurjaman untuk digeser ke post ujung tombak.
“Ia sudah kita antisipasi, kita sudah siapkan pemain lain untuk menggantikan peran ia (Sergio) di depan. Opsinya ya bisa Tantan, Samsul (Arif),” ungkap Jajang, seperti dilansir dari Simamaung.com, Rabu (14/9/2016).
Pelatih 68 tahun itu memang sering menggeser pemain sayap ke posisi target man. Kondisi tersebut terlihat saat Jajang menukangi Persib dalam ajang AFC Cup 2015. Saat itu Maung Bandung belum memiliki striker murni yang didaftarkan kedalam ajang kompetisi tertinggi kedua di Asia.
Ditanyai soal kesempatan Yandi Sofyan, Janur, sapaan akrabnya, mengatakan tak mau berspekulasi usai mendapat hasil minor di Palembang. Kekalahan 3-0 atas Sriwijaya tentu ingin ditebusnya saat menghadapi Bali United.
“Belum (berpikir) ya kepada Yandi (Sofyan) karena selama ini ia juga belum mendapat kesempatan diturunkan. Karena saya tidak mau berspekulasi. Butuh kepercayaan diri, butuh confident, apalagi ini pertandingan tandang,” tambah Janur.