Agya Jadi Korban, Avanza Coba Bertahan

Bagi pasar Indonesia, di mana harga dan kapasitas penumpang masih jadi hal utama, produk ini terbilang cukup menggiurkan.

Editor: wartawansripo

SRIPOKU.COM - Saat Calya mulai dipasarkan, pihak Toyota Astra Motor (TAM) sudah memprediski akan adanya pergeseran konsumen, entah dari Avanza maupun Agya. Pasalnya, meski berkapasitas 7-penumpang, Calya juga berstatus sebagai mobil murah ramah lingkungan.

Bagi pasar Indonesia, di mana harga dan kapasitas penumpang masih jadi hal utama, produk ini terbilang cukup menggiurkan. Di diler Toyota Auto2000 saja, kontribusinya sudah hampir menyalip Avanza (28 persen), di angka 22 persen atau mendulang angka 3.790 unit.

Namun meski begitu, hasil penjualan Agustus di Auto2000, masih menempatkan Avanza sebagai model dengan penjualan tertinggi di angka 4.776 unit. Hasil tersebut bahkan mengalami penaikan 32 persen dibanding penjualan Avanza Juli, yang hanya sebesar 3.600 unit.

Jika melihat ke bulan sebelumnya lagi, ternyata angkanya malah lebih tinggi, di mana terjual sampai 6.000 unit (Juni). Meski Agustus ini penjualannya masih belum besar dibanding Juni, Avanza masih sedikit ada upaya untuk merangkak naik.

Namun, kabar Agya tidak sebaik Avanza, di mana dari Juni sampai Agustus trennya terus turun. Mulai dari bulan Juni terjual 2.400 unit, kemudian Juli jatuh menjadi 1.400 unit, atau turun 41,6 persen. Belum berhenti sampai situ, di Agustus 2016 Agya kembali mengalami penurunan sebesar 11, 7 persen, atau hanya terjual 1.235 unit. Masih belum diketahui apa ini karena kemunculan Calya atau tidak, tapi yang pasti, pihak Auto2000 mengatakan, ketiganya memiliki segmen pasar masing-masing. (Editor: Welly Hadinata)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved