Duel Rebutan Lahan Jaga, ‪Zulfikar Keok Bersimbah Darah

Saat ditemukan warga, kondisi Zulfikar mengalami luka bacok pada bagian kepala, lengan sebelah kanan dan luka sabetan di dada sebelah kanan.

Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Zulfikar (30) yang mengalami luka bacok dan kondisinya kritis setelah terlibat duel dan kini sedang menjalani perawatan medis di RSUD BARI Palembang, Jumat (2/9/2016) malam. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Zulfikar (30), ditemukan dengan terkapar kondisi bersimbah darah di depan Perumahan Griya Sumsel Sejahtera Jakabaring Kelurahan 15 Ulu Kecamatan I Palembang, Jumat (2/9/2016) malam.

Saat ditemukan warga, kondisi Zulfikar mengalami luka bacok pada bagian kepala, lengan sebelah kanan dan luka sabetan di dada sebelah kanan.

Warga sekitar pun langsung membawa Zulfikar ke IGD RSUD BARI Palembang.

Dari informasi yang dihimpun, Zulfikar terkapar bersimbah darah setelah terlibat duel maut dengan Angga (30).

Diduga perkelahian antara keduanya terjadi, diduga permasalahan rebutan lahan jaga komplek perumahan di lokasi terjadinya perkelahian.

Sementara Angga langsung melarikan diri sesaat terlibat perkelahian dengan Zulfikar.

Dari keterangan pihak keluarga Zulfikar ketika ditemui di rumah sakit, sebelumnya Zulfikar sempat bercerita bahwa dirinya sering dicari Angga yang sering membawa senjata tajam (sajam) parang.

Zulfikar pun kemudian menemui Angga untuk menanyakan perihal mengapa dirinya dicari Angga.

Setelah bertemu, keduanya sempat cekcok dan akhirnya terlibat duel. Naas bagi Zulfikar yang saat duel mengalami luka bacok.

‪Sementara itu Kabag Ops Polresta Palembang Kompol Andi Kumara mengatakan, setelah mendapatkan laporan dari pihak keluarga korban, anggota SPKT Polresta Palembang langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna melakukan olah TKP.‬ Korban pun langsung dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

‪"Petugas sudah melakukan olah TKP dan juga memeriksa sejumlah saksi. Identitas lawan dari korban pun sudah diketahui dan kini masih dalam pencarian petugas di lapangan. Harapan kita agar pelaku pembacokan terhadap korban untuk menyerahkan diri ke pihak kepolisian," ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved