Pilkada Muaraenim Serentak Pilkada Gubernur Butuh Dana Rp 71 Miliar

Pilkada Muaraenim, termasuk juga untuk mendukung Pilkada Gubernur Sumsel, diperkirakan akan membutuhkan dana sekitar Rp 71 miliar.

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Andi Wijaya, Kaban Kesbangpol Muaraenim 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM---- Meski pelaksanaan pilkada Muaraenim untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati Muaraenim periode 2018-2023, masih sekitar dua tahun lagi.

Namun, Pemkab Muaraenim sudah mengestimasi besaran dana yang dibutuhkan untuk Pilkada Muaraenim dan Pilkada Gubernur Sumsel yang akan digelar secara serentak pada tahun 2018 mendatang.

“Rapat koordinasi ini baru sebatas evaluasi dan monitoring serta pendanaan untuk menyukseskan pilkada Muaraenim 2018 mendatang,” ujar Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Muaraenim Drs Andi Wijaya MM, Kamis (9/1/2016).

Menurut Andi Wijaya untuk pendanaan pelaksanaan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Muaraenim, termasuk juga untuk mendukung Pilkada Gubernur Sumsel, diperkirakan akan membutuhkan dana sekitar Rp 71 miliar.

Dana tersebut baru untuk KPUD dan pengamanan saja. Sedangkan untuk dana Panwas belum dihitung, karena Panwas baru dibentuk enam bulan sebelum Pilkadam.

“Untuk sementara dana yang dicanangkan oleh Pemkab Muaraenim untuk persiapan Pilkada Muaraenim baru Rp 38 miliar. Untuk kekuranganya selain tambahan dari Pemkab nanti akan dikoordinasikan dengan provinsi karena bersamaan dengan pilkada gubernur,” tukas Andi Wijaya.

Sementara itu, Ketua KPUD Muaraenim Rohani SH menambahkan untuk Pilkada Muaraenim setidaknya akan dibutuhkan dana dana Rp 61 miliar, itu untuk pendaaan KPUD dan keamanan. Dan jika bersama dengan Pilkada Gubernur totalnya dibutuhkan dana Rp 71 miliar.

“Tapi dana tersebut baru hitungan sementara, belum final. Itu juga belum termasuk untuk dana Panwaslu, yang akan dibentuk enam bulan sebelum pilkada,” kata Rohani..

Untuk pilkada nanti, sambung Rohani, kelancaran sosialisasi Alat Peraga Kampanye (APK) pasangan cabup dan cawabup. KPUD juga menganggarkan dana Rp 10 miliar, untuk estimasi enam pasangan Cabup dan Cawabup. Dan dana APK pasangan Cabup dan Cawabup tersebut sudah termasuk dalam dana yang ada secara keseluruhan.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved