Sumsel Siap Jadi Sentra Bawang

Bawang menjadi salah satu komoditi yang sangat berpengaruh besar dan dijadikan hal utama bagi masyarakat.

Sumsel Siap Jadi Sentra Bawang
IST
Bawang Rajang 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Provinsi Sumsel saat ini tengah gencar melakukan penanaman dan pengembangan bawang.

Bahkan, demi mendapatkan hasil terbaik ‎Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Sumsel langsung mendatangkan bibit bawang dari Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

‎Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Sumsel, Erwin Noorwibowo menilai Bumi Sriwijaya sebenarnya memiliki potensi untuk menjadi salah sentra tanaman bawang di Tanah Air.

"Bawang menjadi salah satu komoditi yang sangat berpengaruh besar dan dijadikan hal utama bagi masyarakat. Jadi sangat baik jika kita kembangkan di Sumsel," katanya, Selasa (30/8/2016).

Niatan menjadikan Sumsel sentra bawang bukan hanya isapan jempol belaka.

Pemerintah pun telah menyiapkan empat daerah untuk dijadikan tempat membudidayakan kebutuhan rumah tangga tersebut.

Adapun daerah yang dijadikan sentra bawang, Musirawas 40 hektare, 30 hektare di OKU Timur, dan 8 hektarw di Ogan Komering Ilir dan 30 hektare di Banyuasin.

"Ini adalah skala uji coba. Kita baru lakukan penanaman bawang di Sumsel pada tahun ini. Bertanam bawang butuh waktu 3 bulan hingga panen. Kita sudah panen 8-15 ton per masa panen," ungkapnya.

Erwin menyebut, penanaman bawang di Sumsel awalnya dinilai sulit. Namun seiring berjalannya waktu upaya itu nyatanya berbuah manis.

Tanaman bawang yang selama ini hanya banyak diproduksi di Pulau Jawa, juga bisa bertahan dan tumbuh subur di tanah Sumsel.

Melihat hal itu,‎ pihaknya terus memberikan perhatian kepada petani bawang Sumsel. Selain itu pihaknya juga bekerjasama dengan instansi lain guna mengembangkan pembibitan bawang tersebut.

"Selama ini bawang memang banyak di Jawa. Setelah melihat progresnya, nampkanya Sumsel memiliki potesnsi untuk dikembangkan bawang," beber dia.

Penanaman bibit juga akan terus lebih diluaskan ke daerah lain, terutama di area IP300 tanaman padi. Yakni dengan memaksimalkan area lahan yang tidak lagi dipakai pasca penanaman padi.

"Masih banyak petani yang belum mengetahui penanaman bawang bisa dilakukan juga di lahan Sumsel. Jadi kita imbau agar petani mau menanam bawang," ujarnya.‎

Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved