Kakek Nurul Tewas Dalam Sumur Minyak
Ketika terjatuh, diduga kepalanya terbentur ke dinding sumur yang dikelilingi beton sehingga korban tak sadarkan diri.
Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM, MUARAENIM--- Malang sekali nasib Nurul (70) warga Desa Darmo. Diduga hendak mengambil minyak mentah, ia terpeleset dan tewas terendam dalam bak penampungan minyak di lokasi sumur minyak BK 446, Kp III, Desa Suban Jeriji, Kecamatan Rambang Dangku, Kabupaten Muaraenim, Minggu (28/8) sekitar pukul 12.00.
Dari informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, Senin (29/8/2016), peristiwa tewasnya korban tersebut, pertamakali diketahui oleh Sunarto (48) dan Ahmad Marsudi (28) keduanya Security PT Urimising, yang sedang melakukan patroli mengecek dan mengontrol lokasi sumur minyak yang dikelola oleh perusahaannya.
Dan ketika tiba di tempat kejadian yakni di sumur minyak BK 446 Kp III, Desa Suban Jeriji, keduanya sangat kaget sebab melihat ada sesosok mayat laki-laki yang terapung didalam sumur minyak ukuran 1,5 X 1,5 meter.
Atas temuan itu, kedua security tersebut melaporkannya ke kantor dan diteruskan ke Polsek Rambang Dangku. Kemudian petugas kepolisian datang dan melakukan evakuasi serta identifikasi mayat korban.
Kapolres Muaraenim AKBP Hendra Gunawan melalui Kapolsek Rambang Dangku AKP Herly dan didampingi Kasubag Humas AKP Arsyad Agus, membenarkan pihaknya telah mengevakuasi korban. Korban tewas karena terpeleset ketika akan naik keluar sumur usai mengambil minyak mentah dengan menggunakan dirigen ukuran 10 liter.
Ketika terjatuh, diduga kepalanya terbentur ke dinding sumur yang dikelilingi beton sehingga korban tak sadarkan diri.
Karena di dalam sumur dipenuhi genangan minyak mentah otomatis kepala korban terendam ke dalam air yang bercampur minyak mentah sedalam sekitar 30 cm sehingga menyebabkan korban meninggal dunia.
Saat ini, kata Kapolres, pihaknya juga telah mengamankan barang bukti milik korban seperti sepasang sepatu boat, sabuk dan parang, puntung rokok, derigen ukuran 10 liter yang berisi minyak mentah, sepeda motor, dua buah kayu bulat panjang 170 cm yang digunakan korban untuk masuk dan keluar dari sumur.
Selain itu juga, telah dilakukan olah TKP dan memasang garis polisi dan memvisum korban di RSUD dr HM Rabain Muaraenim.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/tewas-dalam-sumur-minyak_20160829_211508.jpg)