Akibat Minuman Keras, Persahabatan Heri Tato dan Akew Berakhir Tragis

Persahabatan dua teman karib antara Heriansyah alias Heri Tato (20) dan Ahmad Reimajoni alias Akew (32) berakhir tragis.

Akibat Minuman Keras, Persahabatan Heri Tato dan Akew Berakhir Tragis
SRIPOKU.COM/LENI JUWITA
Tersangka yang menghabisi nyawa teman karibnya setelah usai pesta miras di cafĂ© kawasan cor beton Kabupaten OKU. 

SRIPOKU.COM, BATURAJA---Persahabtan dua teman karib antara Heriansyah alias Heri Tato (20) dan Ahmad Reimajoni alias Akew (32) berakhir tragis Selasa (9/8/2016). Usai pesta miras, Reimajoni membunuh Heriansyah.

Menurut informasi, sebelum kejadian kedua sahabat ini pesta miras di café di kawasan cor beton Kelurahan Batukuning Kecamatan Baturaja Barat Kabupaten OKU. Kedua pria yang sedang dibawah pengaruh alkohol ini keluar dari café mengendari sepeda motor Jupiter warna merah BG 6176 FAD milik pelaku.

Di tengah perjalanan pelaku minta perbaiki motornya yang rusak sehabis dipakai korban. Namun karena hari malam tidak ada bengkel yang buka, tapi pelaku minta diperbaiki malam itu juga. Pelaku lalu marah-marah, keduanya lalu terlibat pertengkaran mulut.

Puncaknya pelaku langsung menghamtam kepala korban dengan batu, hingga telinganya robek dan jatuh tergelatak tak sadarkan diri. Korban akhirnya tewas ditempat kejadian perkara.

Kemudian pelaku pergi meninggalkan korban setelah lebih dahulu menitipkan sepeda motor di sekitar TKP.

Pelaku kemudian berjalan kaki melintas di depan Mapolres OKU di Batukuning. Saat itu ada anggota polisi yang melihat dan menyapa pelaku, kepada polisi pelaku mengarang cerita dan membuat laporan palsu bahwa dia baru saja mengalami kecelakaan dan temannya hilang.

Pelaku lalu menunjukan tempat motornya ditinggalkan, awalnya polisi tidak curiga , Namun 18 jam setelah pelaku membuat laporan palsu, polisi mendapat laporan ada penemuan mayat.

Setelah dikembangkan kasus, akhirnya polisi berhasil mengungkap kasus terbunuhnya Heriansyah. Tanpa membuang wkatu lagi, polisi langsung menjemput Reimajoni di rumahnya Keluharan Tanjungagung Kecamatan Baturaja Barat.

Awalnya tersngka sempat meneglak, namun setelah ditunjukan barang bukti yang dicocokan dengan laporan palsu pelaku. Akhirnya tersangka mengaku telah membunuh korban.

Terpisah Kapolres OKU AKBP Leo Andi Gunawan SIK MPP didampingi Kasat Reskrim AKP Harmianto SH MSi dan Kapolsek Baturaja Barat AKP Yuliko Saputra SH membenarkan kejadian itu.

Di hadapan awak media Rabu (10/8/2016)Kapolres menjelaskan, berkat kerja keras tim gabungan akhirnya kasus ini berhasil diungkap.

” Setelah kita cocokan laporan pelaku dan bukti awal yang cukup, akhirnya kita jemput pelakunya,” terang Kapolres seraya menambahkan laporan palsu pelaku hanya mencari alibi untuk menghindari jeratan hukum.

Saat dilakukan oleh TKP, barang –barang milik korban seperti  handphone, uang tunai Rp 137.000, dan satu bungkus rokok masih ada.

Penulis: Leni Juwita
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved