Dua Warga Sipil Terjaring Razia Wira Lembing
Polisi Militer (PM), Kodim 0404 dan Polres Muaraenim, menggelar operasi Waspada Wira Lembing di jembatan Enim II, Kelurahan Pasar II, Muaraenim.
Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM, MUARAENIM---Dalam rangka penegakan ketertiban dan antisipasi penyalahgunaan atribut militer oleh orang sipil, tim gabungan yang terdiri dari Polisi Militer (PM), Kodim 0404 dan Polres Muaraenim, menggelar operasi Waspada Wira Lembing di jembatan Enim II, Kelurahan Pasar II, Muaraenim, Kamis (4/8/2016).
Menurut Ketua Tim Gabungan Operasi Waspada Wira Lembing Lettu CPM Agus Cahyono, bahwa kegiatan ini adalah razia penegakan ketertiban dan antisipasi penyalahgunaan atribut militer oleh orang sipil serta ketertiban anggota militer dalam berkendaraan.
Dan ini sesuai dengan perintah langsung Presiden RI dan Panglima untuk menjaga keamanan, kenyamanan dan ketertiban di masyarakat untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Tadi kita lakukan operasi sekitar satu jam. Tujuan kita supaya masyarakat tertib," ujar Agus.
Dikatakan Agus, adapun sasaran operasi ini adalah memeriksa kelengkapan adminitrasi personel TNI dan kendaraan anggota yang keluar masuk dari kesatuan pada saat jam dinas.
Lalu penertiban terhadap masyarakat sipil yang memakai dan menggunakan atribut militer seperti menempelkan stiker pada kendaraan orang sipil terutama di plat nomor kendaraan. Tujuannya, untuk mengantisipasi penyalahgunaan atribut militer untuk aksi kejahatan.
Dari hasil operasi ini, lanjut Agus, pihaknya melakukan tilang administrasi terhadap anggota TNI serta mencopot dua buah striker milik TNI-AU di kendaraan roda empat Honda Mobilio BG 1242 DL milik Antoni (40) dan dua buah striker Yonif 141 dikendaraan roda dua Honda Mega Pro BG 4845 QR milik Elman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/copot-atribut-tni_20160804_194813.jpg)