Sebanyak 46 Siswa SMK Ikut Seleksi Kuliah Gratis Sumsel

Sebanyak 46 orang siswa SMK asal Sumatera Selatan mengikuti seleksi program kuliah gratis.

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Sebanyak 46 orang siswa SMK asal Sumatera Selatan mengikuti seleksi program kuliah gratis yang diprogramkan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Seleksi ini merupakan seleksi pertama yang dilakukan dan sekaligus launching program kuliah gratis.

Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Drs Widodo MPd melalui Erlina selaku Kepala Seksi SMK dan Perguruan Tinggi Disdik Sumsel, Minggu (24/7) mengatakan, PKG ini diperuntukkan untuk siswa yang berasal dari keluarga tidak mampu yang dibuktikan dengan surat keterangan dari lurah dan diketahui oleh camat. Berprestasi dengan dibuktikan adanya piagam penghargaan dan bagi laki-laki dilarang merokok.

Erlina mengatakan, untuk menjalankan PKG, Pemprov Sumsel mengandeng 11 Universitas, yakni Unsri , Polsri , UIN Raden Fatah, Sekolah Tinggi Parawisata (STP) Sahid Jakarta, UNY, STEM Kaamigas Cepu dan sisanya  di Cina dan Jepang.

Di Sumsel sendiri saat ini hanya ada tiga universitas yang terpilih dilakukannya kerja sama PKG tersebut yakni Universitas Sriwijaya (Unsri), Unversitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah dan Politeknik Sriwijaya (Polsri). Sebab pihaknya saat ini hanya memfokuskan pada perguruan tinggi negeri saja.

Erlina menambahkan, untuk jumlah kuota mahasiswa yang akan mendapatkan PKG tersebut belum bisa dipastikan, sebab dari 58 jurusan yang diperlukan tersebut akan berbeda kuotanya, yakni ada yang 12 dan ada juga yang lebih.

"Setelah mereka selesai melaksanakan beberapa tahapannya tersebut dan dinyatakan lulus nanti maka semuanya akan dibiayai oleh pihak pemerintah selama proses pendidikannya," ujarnya.

Sementara itu, salah satu panitia penerimaan mahasiswa melalui seleksi mandiri jalur tertulis UNY, Wagiran mengatakan, pada dasarnya pelaksanaan tes yang akan dilalui oleh calon siswa yang mengikuti PKG tersebut sama halnya yang dilakukan oleh calon siswa pada umumnya.

Akan tetapi, jelasnya, bagi siswa yang memilih jurusan seni dan olahraga akan melakukan terapi tambahan yakni uji keterampilan sesuai dengan jurusan yang mereka pilih tersebut.

"Dari jumlah pendaftar ini akan kita lakukan perangkingan dan akan diambil peringkat 12 saja, karena itu jumlah yang kita perlukan sesuai dengan kerjasama yang telah dilakukan," tutupnya.

Penulis: Siti Olisa
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved