Ini Dia Android Menengah Rasa Premium

Nama vendor smartphone Vivo bisa dibilang masih kurang terdengar gaungnya di Tanah Air, khususnya di kota-kota besar.

Editor: Sudarwan
Deliusno/KompasTekno
Android Vivo V3 Max di acara peluncurannya di Jakarta, Kamis (26/5/2016). 

SRIPOKU.COM - Nama vendor smartphone Vivo bisa dibilang masih kurang terdengar gaungnya di Tanah Air, khususnya di kota-kota besar.

Wajar saja, pabrikan asal China itu baru merilis sedikit produk pada tahun lalu dan harus bersaing dengan berbagai vendor lainnya, termasuk dari negara asalnya sendiri.

Memasuki tahun 2016, hal tersebut agaknya mulai berubah.

Pamor Vivo terdongkrak oleh serangkaian promosi skala besar, namanya pun mulai diperhitungkan di kancah industri smartphone dunia.

Film Captain America: Civil War adalah salah satu promosi yang sukses dilakukan oleh Vivo, di mana tokoh utama Tony Stark terlihat menggenggam salah satu ponsel besutannya.

Di pasaran dunia, Vivo berhasil merangsek naik ke posisi lima pangsa pasar smartphone global di kuartal pertama 2016, menurut firma riset IDC.

Seakan tidak mau kehilangan momentum, Vivo pun langsung merilis salah satu smartphone teranyarnya di Indonesia.

Perangkat dimaksud adalah Vivo V3 Max yang konon merupakan andalan Iron Man dalam film di atas.

Vivo V3 Max dapat dikategorikan sebagai Android kelas menengah, tapi pembuatnya menyematkan berbagai fitur kelas premium di perangkat ini, yakni sensor pemindai sidik jari, RAM 4 GB, dan chip audio terpisah.

Seperti apa kemampuan V3 Max? Simak ulasan KompasTekno berikut.

Desain

Vivo V3 Max memiliki tampilan fisik yang tidak begitu berbeda dari kebanyakan smartphone yang dirilis belakangan ini.

Dilihat sekilas, ia tampak mirip dengan iPhone 6 Plus dengan sudut-sudut yang membulat, warna putih susu, dan bahan aluminium di bagian belakang.

Yoga Hastyadi Widiartanto/KOMPAS.com

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved