SFC Update

Beto Warning Teja Paku Alam

Sosok kapten Mutiara Hitam, Boas Solossa diakuinya sebagai pemain yang paling berbahaya di skuad Persipura Jayapura saat ini.

Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM/ZAINI
Alberto Goncalves 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Meski memiliki pertahanan yang cukup solid sejauh ini, namun Beto Goncalves mengingatkan rekan-rekannya untuk memberikan kewaspadaan penuh saat laga melawan Persipura Jayapura, Minggu (3/7/2016) besok di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang.

Sosok kapten Mutiara Hitam, Boas Solossa diakuinya sebagai pemain yang paling berbahaya di skuad Persipura Jayapura saat ini.

“Boas pemain yang pintar, dia punya trik untuk memenangkan adu lari dengan bek atau pemain yang menjaganya. Selain itu dirinya juga punya kualitas tendangan yang terarah dan sulit dijangkau kiper, karena itu Teja Paku Alam nanti harus benar-benar fokus 100 persen dan tidak kehilangan konsentrasi sepanjang pertandingan,” ungkap pemain asal Brasil ini saat dihubungi Jumat (1/7/2016) sore.

Beto pun menyebut kemampuan Boas hingga saat ini belumlah memudar dan tetap memegang peranan penting di skuad Persipura.

“Dia pemimpin dalam tim, kehadiran dia mampu memberikan rasa tenang bagi pemain muda yang sekarang mendominasi di skuad Persipura,” tambahnya.

Beto yang sempat berduet dengan Boas pun mengenang masa indah sewaktu dirinya menjadi bagian tim yang sekarang dilatih oleh Jafri Sastra tersebut.

“Waktu di Persipura, Boas bermain sedikit di belakang saya bersama Ernest Jeremiah yang menjadi striker. Namun tridente kami saat itu sangat produktif, Boas bikin 25 gol, saya 23 gol dan Ernest 19 gol dari total 81 gol yang dibuat di musim 2009 tersebut,” kenangnya.

Beto pun membandingkan kekuatan Persipura saat itu yang diakuinya cukup mirip dengan SFC saat ini.

“Saat saya di Persipura, kami cukup tangguh dan mampu mendominasi kompetisi. Ada Jendry Pitoy di mistar gawang, kemudian trio Bio Paulin, Jack Komboy dan Victor Igbonefo sebagai pemain bertahan. Lalu duet Eduard Ivak Dalam dan Manu Wanggai serta David Da Rocha dan Ricardo Salampessy di bek sayap, rasanya kami adalah salah satu tim terbaik di tanah air saat itu,” tambahnya.

Sementara itu, Teja Paku Alam mengaku berterima kasih dengan masukan yang diberikan oleh Beto Goncalves jelang laga melawan Persipura.

“Semua tahu bagaimana kualitas Boas Solossa, namun seperti yang selalu disampaikan oleh coach Widodo, semua pemain yang masuk ke lini pertahanan SFC harus diwaspadai nantinya,” ujar Teja singkat. (nto/TS)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved