Lakukan Ini untuk Atasi Mabuk Perjalanan dan Diare pada Anak Saat Mudik Lebaran

Penyakit ini disebabkan oleh konflik antara mata dan telinga. Telinga bagian dalam mendeteksi gerakan namun mata tidak mendeteksi hal tersebut.

Tayang:
Editor: Sudarwan
Shutterstock
Berwisata dengan anak-anak dengan keliling naik mobil. 

SRIPOKU.COM - Perjalanan mudik yang seharusnya menyenangkan bisa terasa menyiksa pada anak jika sampai mereka menderita mabuk perjalanan atau diare, dua penyakit yang umum diderita anak saat perjalanan jauh.

Mabuk perjalanan menjadi penyakit yang sering dialami anak.

Penyakit ini disebabkan oleh konflik antara mata dan telinga.

Telinga bagian dalam mendeteksi gerakan namun mata tidak mendeteksi hal tersebut.

Sinyal-sinyal yang bercampur masuk ke otak akan mengakibatkan mual, pusing, muntah, pucat dan keringat dingin.

Kondisi ini bisa saja terjadi pada perjalanan darat, udara hingga laut.

Jika anak memang mudah mabuk, ada baiknya ia mengonsumsi makanan dengan karbohidrat kompleks.

Orangtua juga harus menghindari makanan berlemak.

Ada baiknya anak mengonsumsi makanan dalam porsi sedikit namun berkali-kali dan tetap bergizi.

Dorong anak untuk melihat ke luar mobil dan mendapatkan udara segar.

Sesekali orangtua harus membuka jendela mobil untuk mendapatkan udara segar.

Gunakan bantal agar menimalkan gerakan kepala.

Jika perjalanan sangat jauh ada baiknya sering berhenti.

Berjalan kaki sebentar akan membantu mengurangi rasa mabuk perjalanan pada anak.

Selain mabuk perjalanan, masalah pencernaan seperti diare menjadi penyakit langganan anak saat mudik.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved