Musirawas Dapat Jatah 500 Kg Daging

Untuk mendapatkan alokasi tersebut, pihak kabupaten harus menebus dengan harga Rp 90 ribu per kilogram.

Penulis: Ahmad Farozi | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Bambang Hermanto, Kadisperindagsar K‎abupaten Musirawas 

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pasar (Disperindagsar) Kabupaten Musirawas Bambang Hermanto mengatakan, Kabupaten Musirawas mendapat alokasi daging murah dari program pemerintah pusat sebanyak 500 kilogram.

Untuk mendapatkan alokasi tersebut, pihak kabupaten harus menebus dengan harga Rp 90 ribu per kilogram.

"Kita dapat alokasi daging beku sebanyak 500 kilogram, dari program pemerintah pusat. Tapi harus ambil ke Palembang, dengan harga Rp 90 ribu per kilogram," kata Bambang Hermanto, diwawancarai Sripoku.com, usai rapat dengan bupati, Senin (27/6/2016).

Namun menurut Bambang Hermanto, kemungkinan pihaknya tidak akan mengambil jatah tersebut.

Selain harganya juga tak terpaut jauh dengan harga pasar, pihaknya juga terkendala dengan fasilitas untuk mendatangkan sapi beku tersebut.

Seperti, harus ada kendaraan khusus dengan pendingin (cold storage), untuk membawa daging dari Palembang ke Musirawas.

Sementara, pihaknya tidak memiliki peralatan atau fasilitas tersebut.

"Untuk membawanya harus ada mobil yang pake kulkas itu, kita tidak punya. Jadi ini kendala teknisnya. Kemudian harganya Rp 90 ribu per kilogram, nah kalau dibawa ke Musirawas jadi berapa, tentu lebih dari harga itu, bisa Rp 100 ribu per kilogram," katanya.

Dikatakan, dengan harga jual yang tak terpaut jauh dengan harga daging di pasaran, yang saat ini rata-rata dijual Rp 120 ribu per kilogram, maka katanya, kemungkinan masyarakat lebih memilih membeli daging dipasaran lokal, daripada membeli daging tersebut.

Apalagi, masyarakat belum terlalu familiar dengan daging beku.

‎"Karena beberapa kendala yang ada secara teknis tersebut, maka dari arahan bapak bupati, ya kalau tidak memungkinkan jangan dipaksakan," katanya.

Terkait dengan harga daging di pasaran saat ini menurutnya, masih relatif stabil di kisaran Rp 120 per kilogram.

Adapun stok juga tidak kekurangan, dan bisa mencukupi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Musirawas untuk keperluan lebaran.

"Dari yang disampaikan Dinas Peternakan, stok kita cukup. Jadi masyarakat tak perlu khawatir kekurangan daging, terutama menghadapi lebaran tahun ini," katanya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved