Waspadalah, Pencopet di Pasar 16 Ilir Berpura-pura Jadi Pembeli
Kurniasari (31) ibu rumah tangga ini berpura-pura menjadi pembeli dan berdesakan di kawasan Pasar 16 Ilir Palembang untuk mencopet.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Tertangkap tangan melakukan aksi pencopetan terhadap seorang pengunjung Pasar 16 Ilir Palembang, Kurniasari (31), warga Perum Griya Asri Kelurahan Pulokerto Kecamatan Gandus Palembang, akhirnya diamankan.
Bahkan akibat ulahnya tersebut, kini Kurniasari yang sehari-hari bekerja sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT) tersebut harus membayar mahal dengan mendekam di sel tahanan setelah diamankan Polsekta Ilir Timur (IT) I Palembang.
Wanita berkulit putih dan berambut hitam panjang tersebut, diamankan saat tengah beraksi mencopet dompet korbannya, Hj Roqiah (58) yang tengah berbelanja mukena di Toko Zun yang terletak di Lantai I Pasar 16 Ilir Palembang, Selasa (21) sekitar pukul 11.00.
Menurut keterangan saksi mata, Zulaeha (34) warga Pusri Kecamatan Kalidoni Palembang, ia melihat tersangka memepet Hj Roqiah saat tengah memilih mukena di toko tersebut.
"Karena melihat gerak-gerik yang mencurigakan, saya langsung mengamatinya. Ternyata benar, dia langsung mengambil dompet ibu (Hj Roqiah) itu yang berada di saku sebelah kanan," ungkapnya saat ditemui di Polsekta IT I Palembang.
Beruntung, Hj Roqiah yang tinggal di Jalan Letnan Murod Km 5 Palembang tersebut mengetahuinya hingga langsung berteriak copet. Tak pelak, teriakan tersebut membuat tersangka langsung kabur ke luar toko. Dan Zulaeha yang melihat hal tersebut pun dengan sigap menangkapnya.
"Langsung saya tarik dan pegang dia (Tersangka-red) dan dibantu pengunjung yang berada di sana dan satpam Pasar 16 Ilir. Saat itu, tersangka langsung membuang dompet itu ke arah pakaian," terangnya.
Sementara itu, Hj Roqiah mengatakan, sebelum menjalankan aksinya, tersangka terlebih dahulu berpura-pura hendak berbelanja seperti pengunjung pasar lainnya.
"Saya curiga karena dia selalu memepet dan tiba-tiba saja saya terasa ada tangan yang masuk ke dalam saku hingga kemudian saya teriaki copet. Di dalam dompet itu ada uang Rp 2,5 juta," jelasnya.
Sedangkan, tersangka Kurniasari membantah telah melakukan pencopetan.
"Saya tidak mencopet. Tiba-tiba saya ditangkap satpam. Dompetnya juga tidak ada sama saya," katanya sembari terus tertunduk.
Kapolsekta IT l Palembang, AKP Rivanda mengatakan, pihaknya mengamankan Kurniasari saat tengah melakukan aksi pencopetan di Pasar 16 Ilir Palembang. Dari tangan tersangka, pihaknya mengamankan barang bukti uang yang ada di dompet korban sebesar Rp 2,5 juta.
"Modusnya, tersangka mendekati korban dan terus mengikuti korban layaknya seperti pengunjung pasar lainnya . Saat korban lengah, baru tersangka langsung mengambil dompet tersebut," jelasnya.
Untuk itu, Rivanda mengimbau kepada masyarakat agar lebih ekstra berhati-hati lagi dalam berbelanja, khususnya menjelang Lebaran.
"Dari kita sendiri akan menambah personil yang akan ditempatkan di daerah rawan seperti pasar," terangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/copet-dibawa-ke-polsek_20160621_221217.jpg)