Penemuan 3 Mayat di OKU Timur
Polres Lahat Kantongi Identitas Pelaku Pembunuhan Keluarga Giarno
Polres Lahat sudah mengantongi nama diduga pelaku pembunuhan terhadap Suarno alias Giarno (37), Siswanti (34) dan Reza (9).
Penulis: Ehdi Amin | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM, LAHAT --- Polres Lahat sudah mengantongi nama diduga pelaku pembunuhan terhadap Suarno alias Giarno (37), Siswanti (34) dan Reza (9) warga dusun II, Desa Gedung Agung, Kecamatan Merapi Timur, Lahat. Saat ini jajaran berseragam coklat sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku.
"Saat ini kita sedang lakukan pengejaran. Namanya sudah kita ketahui. Mudah mudahan dalam waktu dekat ini tersangkanya sudah bisa ditemukan dan akan segera kita informasikan kepada masyarakat salah satunya melalui rekan-rekan media,"ungkap, Kapolres Lahat, AKBP Rantau Isnur Eka, SIK saat dihubungi, Minggu (19/6).
Kendati demikian Rantau belum merinci barapa jumlah diduga pelaku dan identitasnya. Sementara itu, pasca Olah TKP yang dilakukan tim labfor Polda Sumsel, Jumat (17/6) kondisi rumah toko (ruko) yang menjadi lokasi pembunuhan tertutup rapat dan dipasang garis polisi.
Warga sekitar sendiri sangat berharap kasus pembunuhan tersebut terungkap terlebih sudah mencoreng nama desa padahal pelakunya diduga merupakan pendatang.
"Tentu kita berharap cepat terungkap. Sebab meresahkan warga kita,"ujar Bambang, warga setempat.
Sementara, kasus pembunuhan pemilik warung "Bakso Ojolali Mas Gi Lahat" terungkap setalah ditemukannya tiga mayat di Desa Sukajaya, Kecamatan Buay Madang Timur, kabupaten Oku Timur, Sumsel.
Hasil sementara dari olah TKP, sendiri seperti disampaikan Direktur Reskrimum, Kombes. Pol. Daniel Tahi Monang (DTM) Silitonga, bahwa di salah satu ruangan rumah korban ditemukan ceceran darah.
"Jadi, berdasarkan olah TKP hari ini, ditemukan bukti-bukti bahwa pelaksanaan eksekusi dilakukan di rumah korban," jelas Kombes. Pol DTM Silitonga.
Lebih lanjut dijelaskan Silitonga, jika dilihat dari kondisi dalam rumah korban, kemungkinan Suarno alias Giarno sekeluarga merupakan korban perampokan. Sebab, di dalam rumah korban sendiri ditemukan jejak-jejak yang menunjukkan bahwa pelaku telah mengacak-acak isi rumah korban seakan tengah mencari sesuatu.
"Belum tahu apa yang dicari pelaku karena kita harus minta keterangan dari pihak keluarga. Nah, sekarang ini dari keluarganya tidak ada dan tidak ada pula yang tahu persis apa yang dimiliki oleh korban ini,"tegasnya.
Sementara itu, olah TKP tidak hanya digelar di rumah korban, tetapi juga dilakukan di kediaman salah seorang warga berinisial HR yang berada berseberangan jalan dengan rumah korban.
Hal ini dilakukan menyusul adanya sejumlah alat milik HR ditemukan di rumah korban. Karenanya, ada kemungkinan HR merupakan pelaku dari kasus pembunuhan ini. "Orang ini (HR, red) sekarang sedang kita cari," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/kapoplres-lahat_20160619_194658.jpg)