SFC Update

Robert Rene Albert Andalkan Ferdinand Jebol Gawang SFC

Lini depan tim berjuluk Juku Eja masih mandul. Keberadaan Ferdinand Sinaga belum mampu memenuhi harapan publik PSM Makasar.

Penulis: Hendra Kusuma | Editor: Hendra Kusuma
SRIPOKU.COM/DARWIN SEPRIANSYAH
Ferdinand Sinaga saat masih memperkuat Sriwijaya FC 

SRIPOKU.COM-PSM dalam masalah besar saat mendatangi markas Sriwijaya FC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Sabtu (18/6) pukul 21.00.

Lini depan tim berjuluk Juku Eja masih mandul. Keberadaan Ferdinand Sinaga belum mampu memenuhi harapan publik PSM Makasar.

Meski Ferdinand tetapi menjadi andalan saat pasukan Robert Rene Albert ini akan melawat ke Jakabaring. Maklum, Ferdinand eks pemain SFC dan menjadi andalan lini depan di musim 2013 lalu.

Robert perlu memberikan drill khusus bagi Ferdinand cs mampu mencetak gol ke gawang mantan timnya.dia akan berupaya mencari komposisi tepat untuk skuatnya. "Kita lihat semuanya. Yang jelas semua akan dibenahi termasuk lini depan,"jelasnya.

Seperti diketahui, lini depan PSM Makassar masih tumpul dan minim sentuhan di Indonesia Soccer Championship (ISC) A musim ini.

Tercatat lim gol tercipta dari enam pertandingan yakni dari Ferdinand Sinaga dan Lamine Diarrasouba. Sisanya diciptakan
melalui kaki Rasyid Bakri, Alex da Silva, dan Rizky Pellu.

Parahnya lini belakang PSM kurang stabil dan kebobolan 6 gol, sehingga klub asal Makassar ini minus satu gol, dan menempati posisi ke-13 klasemen sementara TSC. Kondisi ini tidak menguntungkan Robert Rene Alberts berupaya mencari komposisi tepat agar lini depan bisa lebih produktif menciptakan gol.

Apalagi PSM memiliki banyak pilihan di lini depan seperti Ferdinand, Lamine Diarrasouba, M Rahmat serta Muchlis Hadi Ning Syaifulloh.

Sebelumnya melawan Arema Cronus, lini depan PSM kembali tumpul, sehingga membuat tim Juku Eja takluk di kandang sendiri dengan skor 0-1. Padahal, sejumlah peluang bisa diciptakan namun tidak bisa dikonversi menjadi gol.

Direktur Klub PSM Makassar Sumirlan mengatakan, secara keseluruhan tim sudah bermain padu. Hanya lini depan masih
tumpul."Pelatih harus dekati pemain dari hati ke hati," kata dia saat dikonfirmasi.

Dia menjelaskan, dari sejumlah pertandingan, masalah ini kerap menimpa PSM. Padahal, lini depan diharapkan bisa menjadi mesin gol tim. "Diharapkan segera bisa diperbaiki," jelasnya.

Sumber:
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved