Pilih Mana, Main Game di PC atau di Ponsel?

Hobi bermain game sebenarnya bisa dilakukan di sela-sela aktivitas rutin. Sebagian orang bahkan sudah melakukannya. Terlebih lagi, sekarang main game

Editor: Bedjo
KOMPAS.COM/OIK YUSUF
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM - Hobi bermain game sebenarnya bisa dilakukan di sela-sela aktivitas rutin. Sebagian orang bahkan sudah melakukannya. Terlebih lagi, sekarang main game di ponsel juga bisa semulus permainan di komputer.

Berita Lainnya: Begini Cara Main Game Basket di Facebook Messenger

Dalam gerbong kereta, kerap ditemui penumpang terlihat asyik bermain game di ponsel mereka. Bisa jadi mereka adalah komuter yang juga gamer, menggunakan hobinya bermain game untuk mengisi waktu selama perjalanan menumpang kereta api.

Meski begitu, masih saja ada gamer bimbang memulai bermain game di ponsel untuk permainan-permainan yang biasa mereka jalankan di komputer dekstop alias PC.

Alasan pertama kebimbangan itu, PC—dengan spesifikasi tinggi—bisa memainkan hampir semua game yang beredar di pasar, berbeda dengan console. Game untuk Playstation 1, misalnya, tidak bisa dimainkan di Playstation 2.

Perangkat ponsel juga kerap dianggap punya keterbatasan yang sama dengan console. Gadget dianggap tergantung pada ketersediaan aplikasi permainan di “pasar” seperti play store atau app store.

Sudah begitu, pilihan controller untuk PC juga lebih banyak. Selain keyboard dan mouse, PC bisa tersambung dengan beragam controller seperti joystick, racing wheel (untuk game balap), atau virtual guitar untuk permainan berbasis alat musik itu.

Hal menarik lain jika bermain game di PC adalah penambahan mod game. Ini adalah fitur tambahan atau pengganti dalam sebuah game. Tampilan mobil polisi bisa berubah menjadi laiknya mobil polisi di Indonesia saat bermain Grand Thief Auto (GTA), misalnya.

Bermain game di PC juga dianggap lebih mudah untuk "naik level". Ketika gamer ingin memainkan game yang butuh spesifikasi tinggi, tinggal upgrade saja PC-nya dengan menambah RAM atau mengganti kartu grafis.

Spesifikasi PC yang dirakit untuk para gamer akan memastikan tak ada cerita permainan mendadak lemot apalagi putus-putus.

Fleksibelitas-berkualitas
Tantangannya, PC untuk gamer tetap saja mahal. Pemakaian listrik untuk menyokong semua kebutuhan bermain game di PC pun besar, bisa sampai 1.000 Watt.

Namun, tantangan terbesar dari bermain game di PC adalah posisi yang tak bisa bergeser. Mana bisa bermain game di kereta api selama perjalanan pulang memakai PC?

Fleksibelitas ini yang kemudian jadi andalan smartphone untuk "merebut" hati para gamer. Selama spesifikasi ponsel—seperti dukungan RAM dan prosesor—memenuhi, bermain game sekarang bisa dilakukan di sembarang tempat.

Adapun soal kualitas grafis ponsel untuk game, kini sudah ada pula pemograman aplikasi antar-muka (API) baru yang memastikan tampilan gambar di layar ponsel setara dengan PC.

Fasilitas baru itu dikenal dengan sebutan "Vulkan API 1.0", versi terbaru paket pemrograman antar-muka Open Graphics Library for Embedded System (Open GL-ES).

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved