Sehari, Agus dan Rekannya Rampas Dua Sepeda Motor di Kambang Iwak Palembang

Setelah kami ancam, kemudian korban kami ajak pergi ke tempat sepi.

Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/SUGIH MULYONO
Tersangka perampas sepeda motor, Agus Saputra (kedua dari kanan) diamankan beserta barang bukti di Polsekta IB I Palembang. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Dengan menggunakan modus berpura-pura menjadi tukang penjaga parkir, Agus Saputra (17) beserta rekannya, Anggi (DPO), mampu merampas dua sepeda motor sekaligus dalam sehari dari tangan para pengguna parkir yang dijaganya.

Namun sial menghampiri kedua warga yang tinggal bertetanggan di Jalan Serengam I RT 1/3 Kelurahan 32 Ilir Kecamatan Ilir Barat (IB) ll Palembang itu

Saat hendak membawa kabur sepeda motor hasil kejahatannya tersebut, keduanya malah terpergok anggota Polsekta IB I yang sedang melakukan patroli.

Kedua bujangan tersebut langsung ketar ketir ketakutan hingga kemudian membuat petugas curiga lalu menghampirinya.

Namun beruntung bagi Anggi, saat hendak didekati petugas ia langsung kabur melarikan diri sedangkan nahas bagi tersebut Agus.

Ia tak sempat lagi melarikan diri hingga kemudian berhasil diamankan.

Menurut keterangan tersangka Agus, kejadian tersebut pada Senin (30/5/2016) sekitar pukul 22.00 lalu bermula saat ia dan rekannya, Anggi berpura-pura menjadi penjaga parkir di Jalan Tasik tepatnya di Kambang Iwak Besar.

Saat itu, ia dan rekannya, Anggi kemudian meminta uang jaga parkir terhadap kedua korbannya.

Namun lantaran hanya diberi uang sebesar Rp 2 ribu, sehingga keduanya pun tidak terima lalu mengancam kedua korbannya menggunakan pisau yang sudah sengaja dibawanya.

"Setelah kami ancam, kemudian korban kami ajak pergi ke tempat sepi. Tapi saat melintas di Jalan Kartini tepat di belakang Hotel Swarna Dwipa, kami bertemu polisi yang sedang berpatroli dan saat itu juga korban meloncat hingga membuat petugas tersebut curiga lalu hendak menghampiri kami," jelasnya saat diamankan di Polsekta IB I Palembang, Kamis (2/6/2016).

Mengetahui hal tersebut, dikatakan tersangka Agus, ia dan rekannya, Anggi langsung berusaha kabur dengan meninggalkan kedua sepeda motor begitu saja.

Namun ia berhasil ditangkap sedangkan rekannya, Anggi berhasil lolos.

Masih dikatakan tersangka Agus, awalnya ia dan rekannya, Anggi sama sekali tidak ada niat untuk menodong.

Saat itu, ia hanya iseng saja dengan menjaga parkiran.

"Tidak ada niat untuk menodong. Kalau berhasil, mungkin mau dijual saja dan hasilnya untuk jajan. Kami juga pertama kali ini melakukannya," terangnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved