Kampus UCLA Diguncang Teror Penembakan, 2 Orang Tewas
Kepala Kepolisian Los Angeles, Charlie Beck, membenarkan bahwa seorang pria menembak satu orang.
SRIPOKU.COM, LOS ANGELES -- Aksi penembakan yang menewaskan dua orang di Universitas California, Los Angeles atau populer disebut dengan singkatannya, UCLA, terjadi Rabu (1/6/2016).
Kampus pun dikunci dua jam ketika para petugas berpakaian sipil menangani laporan soal adanya penembakan.
Kepala Kepolisian Los Angeles, Charlie Beck, membenarkan bahwa seorang pria menembak satu orang.
Pelaku lalu menembak diri sendiri di gedung teknik. Polisi menemukan sebuah pistol di tempat kejadian.
"Tidak ada tersangka yang berkeliaran dan tidak ada ancaman lebih lanjut di kampus UCLA," kata Beck kepada para wartawan.
Beck tidak merinci lebih lanjut tentang korban serangan dan pelakunya.
Ia hanya mengatakan, polisi menemukan sesuatu yang kemungkinan adalah catatan berisi rencana seseorang untuk melakukan bunuh diri.
Penembakan sempat menggemparkan warga ketika sekitar 200 polisi mendekati lokasi untuk mengantisipasi bahwa penembak masih berlangsung.
Sedangkan para pejabat universitas memerintahkan agar kampus dikunci.
Presiden AS Barack Obama mendapat pemaparan soal insiden itu ketika sedang berada di pesawat kepresidenan Air Force One.
Menurut juru bicara Gedung Putih, Josh Earnest, Presiden Obama telah meminta sebuah tim untuk terus memberikan informasi terbaru.
Beberapa jam kampus diliputi ketegangan. Para pejabat di UCLA mengumumkan bahwa kelas-kelas perkuliahan akan kembali diselenggarakan pada Kamis (2/6/2016).
Sejumlah ruas jalan dari dan ke kampus pada Rabu dipenuhi puluhan kendaraan tanggap darurat.
Petugas menenteng senjata, mengenakan rompi, dan helm antipeluru mengepung daerah tersebut.
Satu mobil lapis baja diparkir di tengah-tengah sebuah persimpangan jalan. Beberapa helikopter juga terus berputar di atas kampus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/penembakan-di-ucla_20160602_111608.jpg)