Breaking News:

Kabupaten Lahat Kembali Terima WTP

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat, kembali memperoleh penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Penulis: Ehdi Amin | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
Bupati Lahat, H Saifudin Aswari Rivai, SE bersama bupati dan walikota lainnya foto bareng usai menerima hasil pelaporan dan menerima WTP. 

SRIPOKU.COM, LAHAT -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat, kembali memperoleh penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap .aporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Keuangan tahun anggaran 2015.

Pencapaian ini diraih dua kali berturut turut. Disisi lain, prestasi yang didapat tersebut tidak lepas upaya keras yang dilakukan pemkab lahat dalam memperbaiki pelaporan, pengelolaan keuangan, pengelolaan aset, peningkatan SDM pegawai dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

"Tentu pencapaian yang kita dapat sebagai mana tujuan penghargaan WTP akan membuat kita semakin semangat untuk lebih baik lagi. Teristimewa pencapaian ini kado untuk kabupaten lahat yang kini berusia ke-147. Tidak muda bagi kabupaten tua bisa meraih WTP tapi alhamdulillah Lahat bisa,"ungkap Bupati Lahat, H Saifudin Aswari Riva'I, SE  usai menerima penyerahan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan pemerintah daerah tahun anggaran 2015 di gedung Badan Pengawas Keuangan (BPK RI) di Palembang, Selasa (31/5).

Disisi lain Aswari memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh SKPD seperti halnya Dinas PPKAD sehingga supremasi tertitinggi dibidang pelaporan keuangan bisa kembali diraih. Dirinya juga berharap pencapaian tersebut bisa menjadi motivasi agar pengelolaan keuangan daerah yang terus transparans dan akuntabel tetap terjaga.

"Kita bertekad agar terus bisa memberikan yang terbaik dan berbuat yang terbaik bagi kemajuan pembangunan di kabupaten lahat,"tegas Aswari.

Sementara menambahkan H Haryanto, mengatakan selain soal pelaporan keuangan pihaknya juga fokus terhadap peningkatan SDM pegawai seperti pembentukan suatuan tugas berbasis akrual. Dibidang pelayanan diciptakan pelayanan satu pintu selain memudahkan bagi masyarakat yang akan berurusan juga untuk mencegah terjadinya korupsi dan pungli oleh pegawai.

"Kita juga baru saja menyelenggarakan uji kompetensi bagi pegawqai PKAD untuk menjaring pegawai yang profesional dan punya integritas. Yang kita lakukan tersebut tidak lepas agar sistem pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik,"jelasnya. 

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved