Menteri Penerbangan Mesir: Ada Kemungkinan EgyptAir Jatuh akibat Serangan Teroris

Pesawat itu terpantau sempat berbelok tajam di atas wilayah udara Mesir.

Menteri Penerbangan Mesir: Ada Kemungkinan EgyptAir Jatuh akibat Serangan Teroris
AP/Ahmed Abd el Fattah
Menteri Penerbangan Mesir, Sherif Fathy, memberikan keterangan kepada pers terkait hilangnya pesawat EgyptAir, Kamis (19/5/2016). 

SRIPOKU.COM, KAIRO — Menteri Penerbangan Mesir Sherif Fathy menyebutkan, jatuhnya pesawat EgyptAir di Laut Tengah paling mungkin akibat serangan teroris daripada kegagalan teknis.

Penjelasan itu muncul bersamaan dengan ditemukannya puing-puing pesawat di Pulau Kreta oleh tim militer yang menggunakan pesawat angkut Hercules C-130 milik Angkatan Bersenjata Mesir.

Televisi pemerintah Yunani mengatakan, puing-puing pesawat telah ditemukan di laut dalam pencarian pesawat Airbus A320 yang hilang dari radar, Kamis (19/5/2016).

Sebelumnya, para pejabat Yunani mengatakan, potongan plastik dan dua pelampung telah ditemukan mengambang di sekitar 230 mil di selatan Pulau Kreta.

Sejumlah negara terlibat dalam pencarian pesawat EgyptAir itu. Amerika Serikat membantu upaya pencarian dari udara dengan menyediakan pesawat jarak jauh Orion P-3.

Pesawat EgyptAir hilang dari radar dan kemudian dikabarkan jatuh di Laut Tengah, Kamis pagi. Posisi pesawat itu hilang saat berada di ketinggian jelajah 15.000 kaki.

Sebelumnya, berdasarkan catatan terakhir rute penerbangannya, sebelum Airbus A320 lenyap dari radar, pesawat yang membawa 66 orang itu berada di ketinggian jelajah 37.000 kaki.

Pesawat itu terpantau sempat berbelok tajam di atas wilayah udara Mesir.

Fathy mengatakan, jatuhnya pesawat EgyptAir dalam penerbangan dari Paris, Perancis, ke Kairo kemungkinan lebih besar disebabkan oleh serangan teroris daripada kegagalan teknis.

Fathy membahas kecelakaan pesawat itu ketika sejumlah bantuan dari negara asing sedang melakukan operasi pencarian di Laut Tengah.

Halaman
12
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved