NEWS VIDEO SRIPO

Masyarakat Palembang Mulai Demam Drone

Seorang pelajar pun kini bisa memiliki benda sejenis mainan pesawat yang memakai remote control tersebut.

Penulis: Refli Permana | Editor: Tarso

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Drone semakin banyak dimiliki masyarakat Palembang. Faktanya, seorang pelajar pun kini bisa memiliki benda sejenis mainan pesawat yang memakai remote control tersebut.

Seperti yang diperlihatkan salah satu komunitas penggemar drone di Palembang bernama Syma Sumsel.

Firmansyah, Ketua Syma Sumsel mengaku komunitasnya beranggotakan pelajar, mahasiswa, hingga pekerja swasta.

Masing-masing mereka memiliki drone, bahkan dari harga yang termurah yakni Rp 350 ribu. Tanpa membanding-bandingkan jenis drone yang dimiliki, Syma Sumsel berkumpul untuk main drone bersama.

"Kita berprinsip untuk merangkul dan mengajak siapa saja yang menggemari drone untuk bergabung. Entah drone yang dimiliki harganya murah atau bahkan sama sekali tidak memiliki drone, tetap kita ajak selagi mereka mau gabung," kata remaja bersapaan Anca, belum lama ini.

Anca menjelaskan, Syma Sumsel diambil dari nama salah satu merk drone. Syma Sumsel terbentuk Februari 2016 lalu dengan bermulakan dua pemilik drone, yakni Anca dan Moro. Keduanya memiliki inisiatif membentuk komunitas drone di Sumsel setelah berkomunikasi dengan komunitas Syma Indonsia melalui Kaskus.

Akhirnya, Anca dan Moro membuat media sosial dan banyak pemilik drone tertarik untuk gabung. Kini, meski masih berumur jagung, Syma Sumsel sudah memiliki belasan anggota dan ada yang menetap di daerah.

Meski nama komunitas diambil dari salah satu merk drone, beber Anca, bukan berarti komunitas ini hanya diperbolehkan menggunakan merk drone tersebut. Syma Sumsel kini beranggotakan pemilik drone dari ragam merk.

Hanya saja, sejauh ini, drone milik anggota Syma Sumsel masih sebatas berjeniskan Toys. Meski demikian, mereka tetap kumpul bersama meski ada kalanya bertemu dengan pemilik drone kelas mewah.

Menurut Anca, salah satu alasan mengapa dirinya dan teman-teman di Syma Sumsel begitu tertarik dengan drone adalah ingin mendapatkan foto atau gambar dari udara.

Beruntung, ada drone yang sudah bisa digunakan untuk kepentingan tersebut yang dimiliki oleh beberapa anggota. Drone milik Anca sendiri tidak bisa digunakan untuk mengambil foto karena ukuran drone miiknya sangatlah kecil.

"Kalau ingin ngambil gambar atau foto, kami menggunakan drone milik Moro atau milik teman-teman yang lain. Biasanya, kita melakukannya bersama-sama meski yang digunakan terkadang hanya dua drone," kata Anca.(refly permana)

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved